Dishub Bengkulu Peringatkan Truk Over Tonase, Jalan Uang Rakyat Terancam Rusak

- Reporter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperingatkan perusahaan pertambangan dan operator angkutan batu bara serta hasil perkebunan agar tidak mengoperasikan kendaraan dengan muatan melebihi ketentuan. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kendaraan over tonase berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur yang dibangun menggunakan uang rakyat.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Hendri, dalam rapat koordinasi bersama pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) di Kantor Dishub Provinsi Bengkulu, Selasa (27/10/2026).

Hendri menegaskan, seluruh perusahaan dan operator angkutan wajib mematuhi ketentuan dimensi serta muatan kendaraan sesuai peraturan yang berlaku. Kepatuhan tersebut penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi tidak melampaui kapasitas dan kelas jalan yang dilalui.

“Muatan yang melebihi tonase bisa mengancam keselamatan pengendara lain yang melintas dan memengaruhi kondisi jalan sesuai kelasnya,” ungkap Hendri.

Menurutnya, jalan provinsi merupakan infrastruktur publik yang harus dijaga bersama. Kerusakan akibat kendaraan bermuatan berlebih berpotensi menambah beban pemeliharaan pemerintah dan mengurangi kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut.

“Kita harus menjaga kualitas jalan provinsi yang sudah dibangun. Jangan sampai kendaraan over tonase dan membawa muatan berlebih merusak jalan yang telah dibangun,” tegasnya.

Ia meminta para pelaku usaha memperhatikan kapasitas kendaraan, ketentuan muatan, serta kemampuan jalan yang menjadi jalur pengangkutan. Langkah tersebut diperlukan agar kegiatan distribusi batu bara dan hasil perkebunan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan lalu lintas dan kondisi infrastruktur.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas peningkatan keselamatan dan kepatuhan operasional angkutan batu bara serta hasil perkebunan. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana; General Manager Pelindo Bengkulu, Dimas Rizky Kurniadi; serta perwakilan Satuan Lalu Lintas Kepolisian.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemprov Bengkulu mendorong perusahaan pertambangan dan operator angkutan menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan. Perlindungan jalan menjadi tanggung jawab bersama agar infrastruktur yang dibangun dari anggaran publik tetap berfungsi optimal, keselamatan pengguna jalan terjaga, dan biaya perbaikan akibat kerusakan dapat ditekan.

Berita Terkait

Sumpah Pemuda Jadi Momentum, Mian Dorong Kreativitas Generasi Muda Bengkulu
Senator Destita Khairilisani Pimpin Kwarda Pramuka Bengkulu Periode 2026–2031
MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Bahas Penguatan Karakter Generasi Muda
Pagar Masjid Islamic Center Ketahun Ditargetkan Dibangun 2027
Anggaran Rp6 Miliar, Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya Dikerjakan 50 Hari
Produksi CPO Bengkulu 1,5 Juta Ton, Mian Perjuangkan DBH Sawit untuk Jalan
Tuntutan Agraria Mulai Ditindaklanjuti, Pemprov Bengkulu Buka Dialog
Semarak Merah Putih di Unib, Bazar UMKM Dorong Perputaran Ekonomi Bengkulu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Sumpah Pemuda Jadi Momentum, Mian Dorong Kreativitas Generasi Muda Bengkulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Senator Destita Khairilisani Pimpin Kwarda Pramuka Bengkulu Periode 2026–2031

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:34 WIB

MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Bahas Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Pagar Masjid Islamic Center Ketahun Ditargetkan Dibangun 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Anggaran Rp6 Miliar, Jalan Bukit Makmur–Giri Mulya Dikerjakan 50 Hari

Daerah

Bengkulu

Pagar Masjid Islamic Center Ketahun Ditargetkan Dibangun 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:35 WIB