GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

- Reporter

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjadi incaran warga dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di depan Kantor TVRI Bengkulu, Rabu (2/9). Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat yang sejak pagi datang untuk membeli bahan pangan.

Gerakan Pangan Murah ini digelar Badan Pangan Nasional bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bengkulu dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus hari jadi ke-64 TVRI.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum peringatan hari besar, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat. Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mendukung kegiatan seperti ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mian.

Berbagai kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, telur hingga daging ayam.

Beras SPHP dijual Rp58 ribu per 5 kilogram, beras premium Rp152 ribu per 10 kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram. Sementara bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp28 ribu per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, telur ayam ras ditawarkan Rp48 ribu per karpet dan daging ayam ras Rp45 ribu per kilogram.

Menurut Mian, keterjangkauan harga pangan berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai upaya untuk menjaga pasokan sekaligus memastikan distribusi pangan tetap berjalan dengan baik.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Bengkulu. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Mian juga mengapresiasi keterlibatan Badan Pangan Nasional, TVRI Bengkulu, serta berbagai pihak dalam pelaksanaan GPM. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga stabilitas pangan dapat dilakukan dengan menghadirkan langsung kebutuhan masyarakat di tengah lingkungan mereka.

Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Bengkulu, Fonda Rafael, menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi TVRI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.

“Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-64 TVRI, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Fonda.

Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Masyarakat tidak hanya membeli komoditas yang dibutuhkan, tetapi juga membandingkan harga yang ditawarkan dengan harga di pasaran.

Salah seorang warga, Nita, mengaku cukup terbantu dengan adanya GPM. Ia datang untuk membeli bawang merah dan masih melihat sejumlah komoditas lain yang tersedia.

“Saya beli bawang merah. Ini masih mau lihat-lihat mau beli apa lagi karena masih membandingkan harga dengan harga di pasaran. Lumayan ada selisih sekitar seribu hingga tiga ribu rupiah,” tuturnya.

Nita berharap kegiatan serupa kembali digelar sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Bagi pemerintah, Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi tempat penjualan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Dengan pasokan yang tersedia dan harga yang tetap terjangkau, daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, jajaran TVRI Bengkulu, sejumlah kepala OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta pihak terkait lainnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
52 ASN Pemprov Bengkulu Dilantik, Sekda Ingatkan Disiplin dan Etika
HUT ke-64 PWRI, Pensiunan ASN Tetap Jadi Pejuang Pembangunan
Hari Pramuka ke-65, Generasi Muda Bengkulu Didorong Mandiri
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 13:36 WIB

Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 13:42 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat

Selasa, 1 September 2026 - 12:40 WIB

Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api

Daerah

Bengkulu

Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:40 WIB