ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama jajaran TNI mulai mematangkan langkah kerja sama untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam draft kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Kesepakatan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program Bantu Rakyat di Bumi Merah Putih.
Pembahasan draft kesepakatan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam rapat di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (1/9).
Rapat tersebut dihadiri Kasiren Korem 041/Gamas Kolonel Inf Aswin Suladi bersama jajaran organisasi perangkat daerah terkait. Sementara sejumlah perangkat daerah dari kabupaten dan kota mengikuti pembahasan secara virtual.
Herwan Antoni mengatakan program Bantu Rakyat membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar pelaksanaannya tidak berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan TNI maupun pemerintah kabupaten dan kota.
“Sinergi yang dibangun melalui kesepakatan bersama ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih terintegrasi, efektif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan,” ujar Herwan.
Menurut Herwan, keterlibatan TNI dapat menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai wilayah. Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, seperti pemberdayaan warga, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan hingga penguatan ketahanan sosial.
Bagi pemerintah daerah, pola kerja bersama lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di tingkat desa dan kelurahan yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan masyarakat.
Kasiren Korem 041/Gamas Kolonel Inf Aswin Suladi memastikan TNI siap mendukung program pembangunan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kerja sama yang terbangun, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program-program sebagai upaya bersama membangun desa dan kelurahan yang lebih maju dan mandiri,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah dan jajaran TNI juga membedah sejumlah poin dalam draft kesepakatan. Pembahasan mencakup ruang lingkup kerja sama, pembagian peran masing-masing pihak hingga mekanisme koordinasi ketika program diterapkan di lapangan.
Kesepakatan bersama ini nantinya diharapkan tidak berhenti pada dokumen kerja sama, tetapi menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi dan pelaksanaan program secara nyata di tengah masyarakat.
Pemprov Bengkulu berharap sinergi dengan TNI dan pemerintah kabupaten/kota dapat mempercepat pembangunan sekaligus memastikan program Bantu Rakyat benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Bengkulu.






