Siswa Kelas Olahraga Butuh Gizi Lebih, Destita Soroti MBG hingga Nasib Guru PPPK di SMPN 18 Bengkulu

- Reporter

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU — Ada kebutuhan berbeda di balik aktivitas siswa kelas olahraga SMPN 18 Kota Bengkulu. Selain dituntut berprestasi di sekolah, para siswa juga membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang latihan dan menjaga kondisi fisik saat mengikuti berbagai kompetisi.

Hal tersebut menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan siswa kelas olahraga dan dewan guru kepada Anggota DPD RI asal Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., saat melakukan reses di SMPN 18 Kota Bengkulu, Kamis (23/7/2026). Pertemuan berlangsung pukul 13.30 hingga 14.45 WIB dan membahas sejumlah persoalan pendidikan serta pembinaan olahraga pelajar.

Salah satu perhatian utama adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diharapkan tidak hanya berjalan rutin, tetapi juga memperhatikan kualitas makanan, kandungan gizi, kebersihan, ketepatan waktu distribusi, serta kecukupan porsi bagi siswa kelas olahraga.

Siswa yang menjalani aktivitas latihan lebih banyak membutuhkan asupan energi dan gizi yang memadai. Karena itu, pelaksanaan MBG di sekolah diharapkan mampu menyesuaikan kebutuhan siswa tanpa mengurangi standar keamanan dan kualitas makanan.

Para guru juga menyampaikan persoalan lain yang tidak kalah penting, yakni kepastian status tenaga PPPK. Mereka berharap kebijakan terkait PPPK dilakukan secara transparan, adil, dan sesuai ketentuan serta tetap mempertimbangkan kebutuhan guru di masing-masing sekolah.

Guru menilai penataan tenaga PPPK harus memperhatikan kondisi nyata di sekolah. Jangan sampai kebijakan terkait status guru justru mengganggu proses belajar mengajar akibat berkurangnya tenaga pendidik.

Persoalan SPMB juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Para guru berharap sistem penerimaan murid baru berjalan transparan dan adil serta memberikan kesempatan yang lebih baik bagi siswa berprestasi, termasuk mereka yang memiliki prestasi di bidang olahraga.

Selain persoalan pendidikan, siswa dan guru meminta perhatian lebih besar terhadap keberadaan kelas olahraga. Dukungan pemerintah dinilai masih diperlukan, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana latihan, peralatan olahraga, pembinaan atlet pelajar, hingga dukungan mengikuti berbagai kompetisi.

Kelas olahraga dinilai tidak sekadar menjadi ruang bagi siswa berlatih, tetapi juga menjadi tempat pembinaan bibit atlet daerah sejak usia sekolah. Karena itu, pembinaan yang berkelanjutan dibutuhkan agar potensi siswa tidak berhenti hanya karena keterbatasan fasilitas atau biaya mengikuti kompetisi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Destita akan membawa berbagai masukan dari SMPN 18 Kota Bengkulu sebagai bahan pelaksanaan fungsi pengawasan DPD RI. Aspirasi tersebut mencakup keberlanjutan MBG, kepastian guru PPPK, penyempurnaan SPMB, hingga penguatan pembinaan siswa berprestasi di bidang olahraga.

Destita juga mendorong agar pelaksanaan MBG terus dievaluasi, khususnya terkait kualitas makanan, kecukupan porsi, kebersihan, kandungan gizi, dan ketepatan distribusi. Kebutuhan khusus siswa kelas olahraga perlu menjadi perhatian agar program tersebut benar-benar mendukung kesehatan dan aktivitas belajar mereka.

Dalam persoalan guru, kebutuhan tenaga pendidik di masing-masing sekolah juga perlu dipetakan. Penataan PPPK diharapkan tidak dilakukan semata berdasarkan kebijakan administratif, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan riil sekolah dan keberlangsungan proses pembelajaran.

Sementara terkait SPMB, pemerintah didorong terus melakukan evaluasi agar sistem penerimaan murid semakin transparan, adil, dan memberikan kesempatan kepada siswa sesuai potensi serta prestasinya. Prestasi olahraga juga diharapkan menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan talenta pelajar.

Untuk kelas olahraga, dukungan sarana dan prasarana serta pembinaan atlet pelajar perlu diperkuat mulai dari tingkat kota hingga provinsi. Dukungan mengikuti kompetisi juga penting agar siswa memiliki kesempatan mengukur kemampuan sekaligus mengharumkan nama sekolah dan daerah.

Reses tersebut menjadi ruang bagi Destita untuk mendengar langsung kebutuhan siswa dan guru di bidang pendidikan dan olahraga. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bagian dari bahan perjuangan untuk mendorong kebijakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga mendukung kesehatan, prestasi, dan pengembangan bakat siswa.

Berita Terkait

Senator Destita: Munas PPNI Jadi Panggung Bengkulu Dikenal Nasional
Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama
Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran
Perkuat Wasathiyah, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme
Keterbukaan Informasi: Permintaan Data Portal Bengkulu Satu Data Naik Sepuluh Kali Lipat
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu Pinjamkan Bus BRT untuk Mahasiswa UMB
Kendaraan Mogok Usai Isi Pertalite, Pemprov dan Pertamina Bergerak
Tujuh Tahun Mandi Lumpur dan Debu, Jalan Seluma Akhirnya Dibangun
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Senator Destita: Munas PPNI Jadi Panggung Bengkulu Dikenal Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Perkuat Wasathiyah, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Keterbukaan Informasi: Permintaan Data Portal Bengkulu Satu Data Naik Sepuluh Kali Lipat

Daerah