ReportTimeNews, Bengkulu – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menekankan penyaluran 7.917.060 kilogram beras bantuan pangan periode Juli–September 2026 tidak hanya dinilai dari jumlah yang terdistribusi, melainkan harus dipastikan tepat sampai ke masyarakat yang berhak.
Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (7/10/2026).
Alokasi tersebut ditujukan bagi 263.902 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
“Keberhasilan penyaluran dilihat dari ketepatan sasaran, jumlah, waktu, serta kualitas beras yang diterima — bukan sekadar angka yang terbagi,” tegas Herwan.
Menurutnya, beras merupakan komoditas strategis. Program ini menjadi wujud kehadiran pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bulog Perwakilan Bengkulu Sugeng Hardono mengingatkan evaluasi tidak boleh berhenti pada realisasi. Data penerima harus divalidasi menyeluruh, memastikan tidak ada nama yang sudah meninggal, pindah domisili, atau sudah tidak memenuhi kriteria ekonomi tetap terdaftar.
“Kita juga harus mendata warga yang sebenarnya layak namun belum masuk daftar. Temuan ini menjadi dasar perbaikan agar penyaluran ke depan lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” ujar Sugeng.