Kemendagri Fokus Awasi Lima Aspek Strategis Pemerintahan Bengkulu

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REPORTTIMENEWS.COM, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Salah satunya melalui Entry Meeting Pengawasan Daerah oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri yang digelar di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (6/5).

Kegiatan yang diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Bengkulu tersebut menjadi langkah awal penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintahan di daerah.

Pengawas Ahli Utama Kementerian Dalam Negeri, Azwan mengatakan, pengawasan yang dilakukan bukan semata untuk mencari kesalahan, melainkan memberikan pembinaan sekaligus solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.

“Ini merupakan bagian dari pembinaan pengawasan. Jika ditemukan permasalahan, akan diberikan solusi. Namun, jika tidak ditindaklanjuti, tentu akan berdampak kurang baik,” ujar Azwan.

Dalam paparannya, terdapat lima aspek utama yang menjadi fokus pengawasan Kemendagri di Provinsi Bengkulu. Kelima aspek tersebut meliputi pengelolaan keuangan daerah, pelayanan publik, kerja sama daerah, pembangunan daerah, serta pelaksanaan program strategis nasional.

Selain itu, sejumlah program prioritas nasional juga menjadi perhatian dalam pengawasan kali ini, di antaranya penanggulangan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, penanganan stunting, pengurangan angka pengangguran terbuka, hingga pelaksanaan program Indonesia Asri.

Menanggapi hal tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi meminta seluruh kepala OPD bersikap kooperatif dan terbuka dalam mendukung proses pengawasan yang dilakukan tim Kemendagri.

“Kepada seluruh kepala OPD yang hadir, kami minta agar lebih terbuka ketika tim pengawasan meminta data yang diperlukan,” tegas Nandar Munadi.

Menurutnya, keterbukaan data dan koordinasi yang baik akan membantu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan entry meeting ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pengawasan dari Kemendagri mampu menjadi langkah evaluasi dan pembinaan untuk mendorong pemerintahan yang semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PTP Nonpetikemas Perkuat SDM Handal Layanan Pelabuhan Multipurpose lewat Program HiPo Batch II
Pemprov Bengkulu Percepat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jamsostek
Pemprov Bengkulu Usulkan Makam Fatmawati Dipindah ke Kampung Halaman
Apel Siaga Karhutla 2026, Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang
KPID Bengkulu Genjot Digitalisasi Pengawasan Siaran Lewat SMILED
Bengkulu Capai UHC 100 Persen, Komitmen Iuran BPJS Diperkuat
Seleksi Paskibraka Bengkulu 2026 Dimulai, Puluhan Pelajar Adu Prestasi
Senator Destita Dukung BPOM Perangi Penyalahgunaan Obat Tertentu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:58 WIB

PTP Nonpetikemas Perkuat SDM Handal Layanan Pelabuhan Multipurpose lewat Program HiPo Batch II

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:57 WIB

Kemendagri Fokus Awasi Lima Aspek Strategis Pemerintahan Bengkulu

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:55 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jamsostek

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:54 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Makam Fatmawati Dipindah ke Kampung Halaman

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:52 WIB

Apel Siaga Karhutla 2026, Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang

Daerah