ReportTimeNews, Bengkulu – Untuk melakukan pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang akan diselenggarakan pada 19 April 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mengerahkan 1.300 personel.
“Personel yang disiapkan ada 1.300 dari Polres Bengkulu
Selatan dan kita back-up dari Polda, Brimob dan TNI,” ungkap Kapolda
Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, usai menghadiri Coffe Morning Lanal Bengkulu pada
Selasa, (15/4/2025).
Dikatakan, dengan diturunkan personel sebanyak itu, pihaknya ingin
memastikan kelancaran proses PSU. Sekaligus juga kerja terakhir yang berkaitan
dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Provinsi Bengkulu.
Terlebih pelaksanaan PSU ini dilakukan sebagai respons atas putusan
Mahkamah Konstitusi (MK) terkait diskualifikasi calon pada Pilkada 2024 di
Provinsi Bengkulu. Dengan itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu
Selatan telah mengeluarkan surat keputusan (SK) Nomor 3 Tahun 2025 untuk
mengatur tahapan PSU, dimulai dari penerimaan calon pengganti pada 8-10 Maret
2025 hingga proses pemilihan nya pada 19 April ini.
“Pengamanan PSU di Kabupaten Bengkulu Selatan ini dilakukan
oleh Polres Bengkulu Selatan dan kita dari Bengkulu siap membantu,” terang
Kapolda.
Diketahui, pada pelaksanaan PSU di Kabupaten Bengkulu Selatan
terdapat tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, yang terdiri atas paslon
nomor urut satu, yaitu Elva Hartati – Makrizal Nedi.
Kemudian pasangan calon nomor urut dua Suryatati – Ii Sumirat,
serta pasangan nomor urut tiga, Rifa’i Tajuddin – Yevri Sudianto.







