ReportTimeNews, Bengkulu –
Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan
Wakil Gubernur Mian terus mendorong berbagai terobosan guna meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dalam lima tahun masa kepemimpinan
mereka.
Salah satu langkah strategis
dilakukan melalui sektor pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Hal ini disampaikan dalam rapat sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 yang digelar
pada Kamis (17/7), dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, serta
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bimex, Wawan Asri.
Wakil Gubernur
menyampaikan bahwa pengelolaan limbah B3 yang berorientasi pada hilirisasi
harus dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. Dalam hal ini, PT Bimex
sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diharapkan menjadi garda terdepan dalam
menggali potensi PAD.
“Terkait dengan
penanganan limbah yang berorientasi pada hilirisasi, bagaimana hal ini bisa
memberi manfaat bagi pemerintah daerah. Keberadaan BUMD seperti Bimex harus
menjadi ujung tombak dalam menggali pundi-pundi PAD,” ujar Mian saat rapat
di Ruang Merah Putih Kantor Gubernur.
Pengelolaan limbah B3
tersebut rencananya akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan manajemen
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus Bengkulu. Kolaborasi ini diharapkan mampu
memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD serta mendorong
pembangunan daerah.
“Dengan kemandirian
awal melalui kolaborasi bersama Dinas Kesehatan dan manajemen rumah sakit, kita
harapkan upaya ini bisa mendukung pencapaian target peningkatan PAD yang telah
dicanangkan,” tambah mantan Bupati Bengkulu Utara ini.
Di sisi lain, Plt. Dirut
PT Bimex, Wawan Asri, menegaskan bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi sangat
diperlukan agar rencana ini dapat berjalan optimal dan menghasilkan pendapatan
untuk daerah.
“BUMD seperti Bimex
memang dibentuk untuk mencari, menambah, dan meningkatkan PAD. Oleh karena itu,
kami berharap penuh dukungan dari pemerintah agar rencana ini bisa terlaksana
dan Bimex mampu menyetor PAD secara maksimal,” pungkas Wawan.







