ReportTimeNews, Bengkulu – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bengkulu menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se Provinsi Bengkulu bertempat di salah satu hotel berbintang di pusat Kota Bengkulu pada Minggu, 19 April 2026.
Kegiatan yang digelar serentak untuk 8 Kabupaten dan Kota, serta 2 Kabupaten dilaksanakan secara khusus ini, dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Minoritas di DPP PKB Dr. Hj Hindun Anisah bersama Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H. adalah anggota DPR RI dari Fraksi PKB Dapil Lampung I.
Dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW), dan Dewan Pengurus Cabang (Muscab) se Provinsi Bengkulu, Dewan Suro, dan Anggota Fraksi PKB di DPRD se Provinsi Bengkulu berlangsung lancar dan sukses.
Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu H Zainal dalam sambutannya menyatakan, dengan Muscab ini bisa bertambah kursi nya di kursi Parlemen, termasuk bisa mencapai 1 kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu pada Pemilu mendatang. Apalagi Muscab ini bagian dari evaluasi sekaligus menyusun program kerja 5 tahun mendatang.
“Siapapun yang terpilih menjadi pengurus parpol jangan jadi perdebatan, karena tujuan kita bersama ingin membesarkan parpol ini dan harus konsisten terhadap keputusan pimpinan di pusat. Mengingat jika tidak, akan menerima sangsi,” ujarnya.
Sementara Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan, PKB bagi nya sangat penting, karena ada komitmen dalam berjuang bersama-sama, terutama perbaikan infrastruktur serta seluruh bidang lainnya di Provinsi Bengkulu, melalui program bantu Rakyat.
“Untuk mendukung program ini kita sudah sediakan dana sebesar Rp 620 milyar. Dana itu untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan serta bidang lainnya. Jadi saya pastikan 100 persen di Bengkulu Tengah (Benteng) mulus. Begitu juga di wilayah Bengkulu Utara, Mukomuko serta Bengkulu Selatan dan Kaur. Dengan ini saya ucapkan Terima kasih kepada PKB atas dukungan nya,” katanya.
Lebih lanjut Helmi berharap, dengan Muscab PKB serentak se Provinsi Bengkulu berjalan aman dan lancar serta menghasilkan yang terbaik untuk PKB kedepannya.







