ReportTimeNews, Bengkulu– Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai Asrama Haji Bengkulu saat ratusan jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 2 Padang (PDG) tiba kembali di Bumi Merah Putih setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kloter 2 PDG yang merupakan kelompok terbang pertama asal Bengkulu menjadi penanda dimulainya proses pemulangan jamaah haji Provinsi Bengkulu dari Arab Saudi. Kedatangan para tamu Allah ini disambut hangat oleh keluarga, pemerintah daerah, serta jajaran penyelenggara ibadah haji.
Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi, hadir menyambut sekaligus melepas para jamaah menuju kabupaten dan kota asal masing-masing.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat datang kepada jamaah haji Kloter 2 PDG yang merupakan kloter pertama asal Bengkulu. Selamat kembali ke Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih yang kita cintai,” ujar Nandar.
Ia mengaku bersyukur karena seluruh jamaah dapat kembali dalam keadaan sehat setelah menjalani perjalanan ibadah yang panjang dan penuh makna.
“Alhamdulillah, kami turut berbahagia karena bapak dan ibu saat ini pulang dalam kondisi sehat walafiat. Sebentar lagi akan kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga yang telah sekitar 40 hari ditinggalkan,” tambahnya.
Sebelum tiba di Bengkulu, rombongan jamaah haji menempuh perjalanan dari Arab Saudi dan transit melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Bengkulu hingga akhirnya tiba dan disambut keluarga yang telah lama menanti.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, H. Intihan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan kloter pertama jamaah haji Bengkulu.
“Alhamdulillah, jamaah haji Kloter 2 Padang yang merupakan kloter pertama asal Bengkulu kembali ke daerah dengan jumlah yang sama seperti saat keberangkatan, yakni 393 orang. Ini menjadi nikmat dan karunia besar yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Menurut Intihan, keberhasilan seluruh jamaah menyelesaikan ibadah haji dan kembali ke daerah dalam kondisi sehat merupakan hasil dari kedisiplinan jamaah serta dukungan pelayanan yang maksimal selama berada di Tanah Suci.
Kepulangan 393 jamaah tanpa ada pengurangan jumlah menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Bengkulu. Momen ini sekaligus menjadi pelepas rindu bagi keluarga yang telah menunggu kepulangan orang-orang tercinta selama lebih dari satu bulan.
Tangis haru, pelukan hangat, dan ungkapan syukur pun mewarnai penyambutan jamaah di Asrama Haji Bengkulu. Setelah menunaikan rukun Islam kelima di Makkah dan Madinah, para jamaah kini kembali ke tengah keluarga dengan membawa pengalaman spiritual yang mendalam serta harapan menjadi haji yang mabrur.






