ReportTimeNews.com, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai menangani Jalan Rawa Makmur, Kota Bengkulu, dengan anggaran sekitar Rp20 miliar. Proyek sepanjang dua kilometer ini tidak hanya menyasar perbaikan jalan, tetapi juga pembenahan drainase untuk mengurangi banjir yang kerap mengganggu aktivitas warga saat musim hujan.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memulai pekerjaan tersebut melalui kegiatan titik nol, Selasa (13/10), didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bengkulu.
“Bismillahirrahmanirrahim, pekerjaan Jalan Rawa Makmur ini kita mulai,” kata Helmi saat mengawali pekerjaan.
Penanganan jalan membentang dari depan Gang Tanggul, setelah kawasan Jembatan Kembar di Jalan Rawa Makmur, hingga SPBU Rawa Makmur. Selain memperbaiki badan jalan, proyek ini mencakup peningkatan kualitas drainase untuk mengurangi genangan yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat.
Helmi mengatakan, jalan akan ditinggikan dan dilebarkan agar akses warga serta kawasan perkantoran Pemerintah Kota Bengkulu tetap terjaga ketika banjir terjadi.
“Jalan ini ditinggikan dan diperbaiki sehingga tidak ada lagi cerita perkantoran Pemerintah Kota maupun warga Rawa Makmur terisolasi saat banjir,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar pengerjaannya sesuai perencanaan dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
“Alhamdulillah, pekerjaan ini mulai berjalan. Saya minta tolong kepada masyarakat untuk ikut mengawasi. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik. Ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui program Bantu Rakyat. Rakyat ingin jalan mulus dan drainase bagus, inilah yang kita bangun untuk rakyat,” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menyatakan optimistis pekerjaan penanganan Jalan Rawa Makmur dapat diselesaikan sesuai target.
“InsyãAllah, perbaikan jalan ini selesai sesuai target sehingga masyarakat bisa menerima manfaatnya,” ujar Tejo.
Melalui proyek tersebut, Pemprov Bengkulu berharap kondisi jalan semakin baik, aliran drainase lebih lancar, dan risiko gangguan aktivitas akibat genangan air dapat dikurangi. Penanganan ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat di kawasan Rawa Makmur, terutama saat cuaca ekstrem.






