ReportTimeNews.com, Bengkulu – Pembangunan jalan mulus yang menjadi salah satu prioritas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan terus berlanjut. Kali ini, perbaikan menyasar Jalan Raya Rawa Makmur di Kota Bengkulu, dengan penguatan konstruksi untuk meningkatkan ketahanan jalan terhadap dampak banjir.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebelum menyasar Rawa Makmur, pembangunan dan perbaikan jalan telah dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah. Perbaikan juga menjangkau kawasan Lubuk Sini serta sejumlah ruas jalan lainnya.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan, pembangunan jalan mulus akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi berada dalam kondisi baik.
“Pembangunan jalan mulus akan terus kita lanjutkan sampai semua jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam kondisi mulus,” ujar Helmi.
Pada tahun pertama pemerintahannya, Pemprov Bengkulu mengalokasikan anggaran hampir Rp600 miliar dari APBD untuk pembangunan jalan. Komitmen tersebut berlanjut pada tahun kedua dengan alokasi hampir Rp400 miliar.
Meski demikian, berdasarkan estimasi, diperlukan anggaran hingga Rp2,5 triliun untuk membenahi seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Perbaikan Jalan Pangkas Waktu Tempuh
Manfaat pembangunan jalan mulai dirasakan masyarakat, terutama dalam memperlancar perjalanan antardaerah. Kondisi jalan yang semakin baik juga dinilai dapat menekan biaya perjalanan, memperlancar distribusi barang, dan mendorong aktivitas ekonomi.
Salah satu akses yang mendapat perhatian masyarakat adalah jalur alternatif Bengkulu–Lubuk Linggau melalui wilayah Kepahiang. Selain jalur utama melalui Curup, pengguna jalan dapat memilih rute melalui Kabawetan, Kepahiang, Sindang Dataran, hingga Binduriang.
Arwan (48), warga yang kerap melintasi jalur Bengkulu–Lubuk Linggau, mengaku terbantu dengan keberadaan jalur alternatif tersebut karena dapat memangkas waktu perjalanan dan menghemat bahan bakar minyak (BBM).
“Kami yang biasa bepergian dari Lubuk Linggau ke Bengkulu sangat terbantu dengan adanya jalan alternatif ini karena bisa memangkas waktu tempuh. Artinya, biaya BBM juga bisa lebih hemat. Yang pasti, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan,” ujarnya.
Menurut Arwan, akses jalan yang semakin baik dapat menunjang aktivitas warga sekaligus memperlancar perputaran uang di daerah.
“Lanjut terus, Pak Gubernur. Masyarakat sangat mendukung program jalan mulus,” katanya.
Respons positif juga disampaikan Eka, warga Bengkulu Tengah. Ia menyambut baik perbaikan sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah, sekarang jalan-jalan yang dulu rusak sudah mulai banyak diperbaiki,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan dapat melanjutkan pembangunan secara bertahap dan merata, sehingga kualitas infrastruktur semakin baik, konektivitas antarwilayah meningkat, serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.






