ReportTimeNews, Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu H. Mian meminta para guru di daerah ini meningkatkan penguasaan teknologi informasi dan Artificial Intelligence (AI). Langkah tersebut dinilai penting agar kualitas pendidikan Bengkulu mampu sejajar dengan provinsi lainnya.
Mian mengatakan, perkembangan teknologi menuntut guru tidak lagi hanya mengandalkan metode pembelajaran konvensional. Pemanfaatan AI perlu mulai diterapkan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik sekaligus menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan zaman.
“Pemahaman terhadap teknologi informasi dan AI menjadi penting. Karena itu, PGRI Bengkulu meluncurkan PGRI Power dengan tujuan agar para guru dapat menguasai teknologi dan memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran,” kata Mian saat menghadiri peluncuran PGRI Power tingkat Provinsi Bengkulu di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (29/9).
Ia menegaskan, transformasi pembelajaran dari pola konvensional menuju pembelajaran berbasis teknologi harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Dari pembelajaran konvensional menuju pembelajaran berbasis teknologi, sehingga dapat kita terapkan dengan baik. Bengkulu harus sejajar dengan provinsi lain dalam penguasaan teknologi,” tegasnya.
Mian mengatakan, peningkatan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi juga harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
Pemerintah Provinsi Bengkulu, menurutnya, terus melakukan pembenahan fasilitas pendidikan. Pemprov juga akan menyiapkan skema penguatan sarana dan prasarana untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Pak Gubernur tentunya akan membuat skema terhadap sarana dan prasarana pendidikan. Kalau pemerintah daerah mengalami keterbatasan, pemerintah pusat juga sudah menyiapkan berbagai dukungan untuk dunia pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Haryadi mengapresiasi dukungan Pemprov Bengkulu terhadap peluncuran PGRI Power. Menurutnya, dukungan pemerintah diperlukan untuk memperkuat program peningkatan kompetensi guru.
“Kami dari organisasi menyampaikan apresiasi atas segala dukungan Pemprov terhadap PGRI Power. Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dalam menjalankan program-program organisasi,” kata Haryadi.
Peluncuran PGRI Power tingkat Provinsi Bengkulu turut dihadiri unsur Forkopimda dan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu Dr. Hj. Nelly Allessa. Program ini diharapkan memperkuat transformasi digital sekaligus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.






