Pemprov Bengkulu Perkuat Data Ketahanan Hadapi Bencana

- Reporter

Kamis, 10 September 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Akurasi data menjadi salah satu kunci untuk mengukur kesiapan Provinsi Bengkulu menghadapi berbagai potensi bencana. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong pemerintah kabupaten dan kota memastikan seluruh data dalam penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) 2026 tersaji secara lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penilaian IKD Kabupaten/Kota Tahun 2026 di Xtra Hotel Bengkulu, Kamis (10/9).

Menurut Khairil, data yang akurat tidak hanya menentukan nilai IKD, tetapi juga memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan daerah dalam mencegah, menghadapi, dan menanggulangi bencana. Karena itu, setiap indikator yang menjadi bagian dari penilaian harus didukung data yang konsisten dan terukur.

“Dalam struktur pemerintahan, BPBD sebagai koordinator utama memiliki peran vital dalam memastikan konsistensi data. Mulai dari aspek tata kelola pemerintahan, sistem peringatan dini, hingga kesiapsiagaan masyarakat, semuanya harus tercermin dalam penilaian kita,” ujar Khairil.

Ia menilai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memiliki posisi strategis untuk mengoordinasikan pemenuhan berbagai indikator IKD. Tidak hanya mengumpulkan data, BPBD juga dituntut memastikan data tersebut diperbarui dan menggambarkan kondisi ketahanan daerah yang sebenarnya.

Khairil mengapresiasi pemerintah kabupaten dan kota yang secara rutin melakukan pengumpulan serta pemutakhiran data IKD setiap tahun. Menurutnya, keterlibatan aktif daerah dalam FGD menjadi penting agar setiap indikator dapat diverifikasi sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.

Ia menegaskan, peningkatan nilai IKD tidak boleh berhenti pada pencapaian angka. Nilai tersebut harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan, termasuk kesiapan pemerintah, keberadaan sistem peringatan dini, kapasitas penanganan bencana, hingga kesiapsiagaan masyarakat.

Melalui penguatan data dan koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, Khairil berharap ketahanan daerah terhadap bencana dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai penting untuk membangun Provinsi Bengkulu yang semakin tangguh dalam menghadapi risiko bencana sekaligus mendukung terwujudnya Bengkulu Maju, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HUT ke-81 RRI, Pemprov Bengkulu Dorong Penguatan Informasi Publik
100 Dhuafa dan Anak Yatim Terima Bantuan di Mukomuko
Gebyar Semarak Merah Putih 10 Hari Meriahkan Mukomuko
Helmi Hasan Dorong Layanan ASN dan Pensiunan Diperkuat
Helmi Hasan Tegaskan Guru Pilar Utama Kemajuan Bengkulu
Pemprov Bengkulu Siapkan ASN Terbaik Isi Jabatan Strategis
Terbebani Utang Rp353 Miliar, Pemprov Tetap Genjot Pembangunan
Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:23 WIB

HUT ke-81 RRI, Pemprov Bengkulu Dorong Penguatan Informasi Publik

Kamis, 10 September 2026 - 23:45 WIB

100 Dhuafa dan Anak Yatim Terima Bantuan di Mukomuko

Kamis, 10 September 2026 - 23:36 WIB

Gebyar Semarak Merah Putih 10 Hari Meriahkan Mukomuko

Kamis, 10 September 2026 - 20:42 WIB

Helmi Hasan Dorong Layanan ASN dan Pensiunan Diperkuat

Kamis, 10 September 2026 - 17:44 WIB

Helmi Hasan Tegaskan Guru Pilar Utama Kemajuan Bengkulu

Daerah

Bengkulu

100 Dhuafa dan Anak Yatim Terima Bantuan di Mukomuko

Kamis, 10 Sep 2026 - 23:45 WIB

Bengkulu

Gebyar Semarak Merah Putih 10 Hari Meriahkan Mukomuko

Kamis, 10 Sep 2026 - 23:36 WIB

Daerah

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:57 WIB

Daerah

SPI 2025 Jadi Alarm, Pemprov Bengkulu Benahi Integritas

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:55 WIB