ReportTimeNews, Bengkulu – Lantunan salawat menggema di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Jumat (28/8/2026). Ribuan jamaah berkumpul dalam kegiatan Salawat untuk Negeri untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wasallam yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hadir bersama ulama, tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat. Suasana masjid berlangsung khidmat saat jamaah mengikuti pembacaan salawat, tausiyah, doa bersama serta penyerahan santunan kepada masyarakat.
Bagi Helmi, peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut dinilai dapat menjadi pengingat untuk membawa keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Maulid Nabi bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wasallam. Akhlak beliau harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Helmi.
Ia menilai tantangan kehidupan masyarakat saat ini membutuhkan kepedulian dan semangat kebersamaan. Nilai kejujuran, kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama yang dicontohkan Rasulullah dinilai tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Kita ingin Bengkulu menjadi daerah yang penuh keberkahan. Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah seperti kejujuran, kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Helmi juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kemajuan daerah perlu diimbangi dengan penguatan karakter dan kehidupan sosial masyarakat.
“Pembangunan yang kuat adalah pembangunan yang bertumpu pada nilai-nilai agama. Jika masyarakatnya memiliki akhlak yang baik, saling peduli, dan menjaga persatuan, maka Bengkulu akan semakin maju dan masyarakatnya semakin bahagia,” tambahnya.
Melalui Salawat untuk Negeri, Helmi mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman. Kecintaan kepada Rasulullah diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui lantunan salawat, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan kecintaan kepada Rasulullah Shallallāhu ‘alaihi wasallam sebagai energi untuk berbuat lebih banyak kebaikan, membantu sesama, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama membangun Bengkulu yang religius, maju, dan membahagiakan,” tutup Helmi.
Kegiatan Salawat untuk Negeri berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan. Doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, persatuan, dan keberkahan Provinsi Bengkulu serta Indonesia.






