ReportTimeNews, Bengkulu – Peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dinilai tidak lagi sebatas menjalankan kegiatan organisasi. Di tengah berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, PKK didorong menjadi pelopor perubahan sekaligus penggerak kesejahteraan keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bengkulu di Hotel Grage Bengkulu, Kamis (27/8/2026).
Helmi mengapresiasi kontribusi kader PKK yang selama ini terlibat dalam berbagai upaya pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, penguatan ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, peningkatan kesejahteraan hingga pengentasan kemiskinan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.
Ia menilai peringatan HKG PKK dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali gerakan PKK di setiap tingkatan. Program yang dijalankan diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“PKK harus menjadi pelopor perubahan sosial di lingkungan masing-masing melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang sejalan dengan isu-isu strategis Provinsi Bengkulu, seperti percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan pemerataan ekonomi,” ujar Helmi Hasan.
Menurut Helmi, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas masyarakat. Karena itu, pembinaan keluarga harus mendapat perhatian serius, terutama dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak lingkungan terkecil.
Ia juga meminta kader PKK terus mengambil peran dalam mendukung program pemerintah. Koordinasi, konsolidasi, dan evaluasi dinilai penting agar berbagai program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Ny. Khairunnisa Helmi, mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilakukan PKK tidak sekadar mengejar pelaksanaan program. Menurutnya, setiap aktivitas harus memiliki manfaat dan esensi yang dapat dirasakan masyarakat.
Rangkaian HKG PKK ke-54 di Bengkulu diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya lomba antar-Pokja PKK dan bazar UP2K PKK yang melibatkan kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.
Kegiatan tersebut juga disertai aksi sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana kebakaran di Kota Bengkulu. Bantuan disalurkan ke sejumlah lokasi, yakni Kelurahan Pengantungan, Sumur Dewa, Nusa Indah, dan Lingkar Barat.
Khairunnisa berharap semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan kader PKK tidak berhenti pada momentum HKG, tetapi terus berlanjut melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semoga pelaksanaan Jambore PKK dan HKG PKK ke-54 ini memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat Provinsi Bengkulu menuju Bengkulu yang maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Puncak peringatan HKG PKK ke-54 turut diisi penyerahan penghargaan dan hadiah lomba Jambore Kader PKK serta pemotongan tumpeng. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, para Ketua TP PKK kabupaten dan kota, serta jajaran pengurus dan kader PKK dari seluruh wilayah Bengkulu.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan PKK tidak hanya berada pada banyaknya kegiatan yang digelar, tetapi pada sejauh mana gerakan tersebut mampu hadir di tengah keluarga, menjawab persoalan masyarakat, dan mendorong perubahan sosial secara nyata.






