ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat tata kelola aparatur sipil negara (ASN) melalui sinergi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dengan Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang, Heni Sri Wahyuni, di Balai Raya Semarak, Senin (3/8).
Pertemuan tersebut membahas penguatan manajemen ASN, mulai dari pelaksanaan evaluasi kinerja secara berkala hingga pengisian jabatan yang lebih profesional, objektif, dan berbasis kompetensi sesuai sistem merit.
Gubernur Helmi Hasan mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana bekerja sama dengan BKN untuk melaksanakan evaluasi kinerja ASN setiap tiga bulan. Menurutnya, evaluasi rutin diperlukan guna memastikan kinerja aparatur tetap optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Ke depan kita ingin evaluasi kinerja ASN dilakukan secara berkala bersama BKN, minimal setiap tiga bulan. Dengan begitu, kita dapat melihat capaian kinerja setiap perangkat daerah sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujar Helmi Hasan.
Selain evaluasi berkala, Helmi menegaskan bahwa pengisian jabatan, baik kepala sekolah maupun jabatan strategis lainnya, harus dilakukan secara objektif dengan mengutamakan kompetensi, integritas, dan profesionalisme sehingga setiap posisi ditempati oleh sumber daya manusia yang tepat.
Sementara itu, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang, Heni Sri Wahyuni, menyatakan BKN siap mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat pembinaan kepegawaian. Dukungan tersebut dilakukan melalui pelaksanaan evaluasi kinerja dan penguatan sistem manajemen ASN yang sejalan dengan penerapan sistem merit.
“BKN siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam pelaksanaan evaluasi kinerja maupun penguatan sistem manajemen ASN. Harapannya, tata kelola kepegawaian di Bengkulu semakin profesional, akuntabel, dan berbasis merit,” kata Heni Sri Wahyuni.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kualitas ASN terus meningkat sehingga mampu mewujudkan birokrasi yang adaptif, profesional, akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat sejalan dengan semangat Program Bantu Rakyat.






