ReportTimeNews, Bengkulu– Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguatan ketahanan ekonomi melalui gotong royong kemasyarakatan dan karya bhakti TNI di Provinsi Bengkulu, Selasa (2/6).
Penandatanganan berlangsung di Markas Korem 041/Gamas dan dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat ekonomi daerah.
“Penandatanganan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat Bengkulu, terutama dalam percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi daerah,” ujar Mian.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan yang lebih merata serta berbasis kebersamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan komitmen TNI untuk mendukung pelaksanaan program tersebut secara berkelanjutan.
Ia menyebutkan bahwa setiap kegiatan dalam kerja sama itu akan dilaporkan secara berkala kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bentuk transparansi dan penguatan koordinasi lintas sektor.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan nantinya akan kami laporkan secara berkala kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Jatmiko.
Melalui kerja sama ini, Pemprov Bengkulu berharap penguatan ketahanan ekonomi berbasis gotong royong dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di berbagai wilayah.






