ReportTimeNews, Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menerima audiensi Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (22/7). Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembangunan Satuan Radar (Satrad) TNI Angkatan Udara di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam audiensi itu, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya yang baru menjabat sebagai Komandan Lanud SMH Palembang menyampaikan progres pembangunan Satrad telah mencapai sekitar 30 persen. Menurutnya, pembangunan ditargetkan rampung pada Februari atau Maret tahun depan dan mulai dioperasikan pada Mei 2027.
“Kami menyampaikan progres pembangunan Satrad yang saat ini sudah mencapai 30 persen. Mudah-mudahan Februari atau Maret tahun depan selesai dan Mei sudah dapat difungsikan,” kata Asep.
Ia menjelaskan, pembangunan Satrad bertujuan memperkuat kemampuan pemantauan dan pengamanan wilayah udara, khususnya di kawasan Sumatra bagian selatan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan sistem deteksi dini dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di ruang udara nasional.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan apresiasi atas pembangunan Satrad TNI AU di Bengkulu Selatan. Menurutnya, keberadaan fasilitas pertahanan tersebut akan semakin memperkuat sistem pertahanan udara nasional sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu.
Mian berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai target sehingga segera memberikan manfaat bagi penguatan keamanan wilayah. Ia juga berharap Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dapat menghadiri peresmian Satrad TNI AU apabila pembangunan telah selesai.
Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khairil Anwar serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu Miftarul Ilmi.






