Sujud Syukur, Empat Korban TPPO Asal Bengkulu Tiba di Tanah Air

- Reporter

Kamis, 26 Februari 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Tangis haru keluarga menyambut kedatangan Deni Febriansyah bersama tiga rekannya saat tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Rabu pagi (25/2). Suasana penuh emosional itu pecah ketika keempatnya langsung bersujud syukur sesaat setelah menginjakkan kaki di Bumi Merah Putih.

Deni, Ardi, Engga, dan Imron merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Mereka berhasil dipulangkan berkat kerja sama Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama DPRD Provinsi Bengkulu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), TNI/Polri, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Upaya pemulangan telah dimulai sejak awal Februari 2026.

Selain keluarga, kedatangan mereka juga disambut Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Romli bin Romlan, serta sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya.

“Terima kasih Bapak Gubernur, Baznas, dan semua pihak yang telah membantu proses kepulangan kami dari awal hingga akhir. Akhirnya kami bisa Lebaran bersama keluarga,” ujar Deni dengan mata berkaca-kaca.

Keempat korban awalnya ditawari pekerjaan di Vietnam dengan iming-iming gaji sebesar Rp12,8 juta per bulan. Namun, kenyataannya mereka justru diberangkatkan ke Kamboja dan dipaksa melakukan praktik penipuan (scam) berkedok judi daring.

Selama berada di Kamboja, paspor dan telepon seluler mereka disita. Mereka dipaksa memahami mekanisme penipuan judi daring tersebut. Namun, karena tidak memiliki keahlian mengoperasikan komputer, mereka tidak mampu menjalankan instruksi yang diberikan.

Akibatnya, mereka mengalami penyiksaan berupa cambukan dan sengatan listrik. Setelah bertahan selama delapan hari, keempatnya berhasil melarikan diri dan menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja. Selanjutnya, mereka ditempatkan di penampungan sambil menunggu penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai pengganti paspor.

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengingatkan masyarakat Bumi Merah Putih agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji besar tanpa melalui prosedur resmi. Warga diimbau untuk memperoleh informasi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di masing-masing kabupaten/kota.

“Alhamdulillah, empat warga kita korban TPPO berhasil dipulangkan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Ini menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak mudah tergiur janji-janji yang menawarkan gaji besar. Kita memiliki Disnakertrans di masing-masing kabupaten/kota, manfaatkan untuk bertanya dan berkonsultasi. Jika mencurigakan, jangan dilanjutkan,” tegas Khairil.

Berita Terkait

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama
Perkuat Pemberdayaan Desa, Pemprov Bengkulu Siap Sinergi dan Dukung Hibah Aset Balai PPMDDT
Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran
1.173 Lulusan Dikukuhkan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Rayakan Wisuda ke-50
Sekprov Bengkulu Minta ASN Segera Lengkapi Data Sensus Ekonomi
Wagub Mian Minta Konflik Agraria Bengkulu Segera Dituntaskan
Keterbukaan Informasi: Permintaan Data Portal Bengkulu Satu Data Naik Sepuluh Kali Lipat
HUT ke-81 TNI, Sinergi TNI dan Pemda Bengkulu Diperkuat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Perkuat Pemberdayaan Desa, Pemprov Bengkulu Siap Sinergi dan Dukung Hibah Aset Balai PPMDDT

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

1.173 Lulusan Dikukuhkan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Rayakan Wisuda ke-50

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Wagub Mian Minta Konflik Agraria Bengkulu Segera Dituntaskan

Daerah