Senator Destita Ajak Gen Z Kelola Kecemasan Digital Detox

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar Seminar Nasional Kesehatan Mental bertema “The Great Digital Detox: Mengelola Digital Anxiety di Era Media Sosial bagi Gen Z”, Selasa (22/10), di Gedung Auditorium kampus.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ternama dari berbagai bidang, di antaranya Senator Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., dan Dra. Reni Kusumawardhani, M.Psi., Psikolog. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Senator Destita Khairilisani menjelaskan bahwa fenomena digital anxiety kini menjadi tantangan serius bagi generasi muda, terutama Gen Z yang tumbuh di tengah ketergantungan tinggi pada media sosial. Berdasarkan riset global, penggunaan media sosial berlebihan dapat meningkatkan risiko kecemasan hingga 72 persen.

Destita mengurai tiga pemicu utama kecemasan akibat media sosial, yaitu perbandingan sosial (social comparison), fear of missing out (FOMO), dan cyberbullying atau trolling.

“Banyak anak muda merasa gagal karena melihat highlight reel atau kehidupan yang difilter orang lain. Dari situ muncul kecemasan takut tertinggal, hingga tekanan akibat komentar negatif atau penilaian anonim di dunia maya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Senator asal Bengkulu ini juga memberikan tips membangun batasan sehat dalam bermedia sosial. Menurutnya, pengguna perlu menghindari perbandingan buruk, membatasi waktu bermain media sosial maksimal dua jam per hari, dan mengutamakan koneksi nyata daripada validasi digital.

“Media sosial hanyalah alat, bukan identitas diri. Kuncinya ada pada kesadaran diri dan kemampuan mengendalikan pikiran. Kendalikan scroll-mu, kendalikan juga pikiranmu,” pesan Destita.

Sementara itu, Ketua HIMPSI Bengkulu Dr. Nelly Marhayati, M.Si. menyoroti pentingnya literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa. “Kita hidup di era di mana konektivitas digital seringkali membuat individu kehilangan koneksi dengan dirinya sendiri. Melalui digital detox, kita belajar untuk kembali sadar dan beristirahat dari tekanan dunia maya,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa, dosen, dan praktisi kesehatan mental yang antusias berdiskusi mengenai tantangan psikologis di era digital.

Rektor berharap seminar nasional ini dapat menambah wawasan, sekaligus momentum bagi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu untuk memperkuat komitmen dalam mencetak generasi yang sehat secara mental, spiritual, dan digital.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata kampus dalam membangun karakter mahasiswa yang cerdas, tangguh, dan bermental sehat di era teknologi,” tutup Rektor.

Berita Terkait

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama
Perkuat Pemberdayaan Desa, Pemprov Bengkulu Siap Sinergi dan Dukung Hibah Aset Balai PPMDDT
Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran
1.173 Lulusan Dikukuhkan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Rayakan Wisuda ke-50
Sekprov Bengkulu Minta ASN Segera Lengkapi Data Sensus Ekonomi
Wagub Mian Minta Konflik Agraria Bengkulu Segera Dituntaskan
Keterbukaan Informasi: Permintaan Data Portal Bengkulu Satu Data Naik Sepuluh Kali Lipat
HUT ke-81 TNI, Sinergi TNI dan Pemda Bengkulu Diperkuat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Perkuat Pemberdayaan Desa, Pemprov Bengkulu Siap Sinergi dan Dukung Hibah Aset Balai PPMDDT

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

1.173 Lulusan Dikukuhkan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Rayakan Wisuda ke-50

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Wagub Mian Minta Konflik Agraria Bengkulu Segera Dituntaskan

Daerah