RRI.CO.ID, Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan pentingnya melindungi pelajar dari penyalahgunaan narkoba karena generasi muda menjadi penentu masa depan bangsa. Upaya pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi berkelanjutan serta pengawasan bersama di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Mian saat membuka kegiatan Penyebarluasan Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba) Goes to School Tahun 2026 di Hotel Addeva Bengkulu, Rabu (21/10/2026).
Mian mengapresiasi langkah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu yang terus mengintensifkan sosialisasi bahaya narkoba dengan menyasar kalangan pelajar. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilaksanakan secara berkelanjutan hingga ke tingkat kabupaten dan kota agar semakin banyak generasi muda mendapatkan pemahaman tentang bahaya narkotika.
“Kita apresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BNN Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini akan terus digerakkan sampai kabupaten dan kota dengan sasaran para pelajar, karena mereka sangat rentan dan harus ada pengawasan khusus,” ujar Mian.
Ia menekankan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya melalui sosialisasi, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membantu pelajar membangun ketahanan diri terhadap pengaruh negatif.
Mian juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat menghambat pendidikan dan mengancam masa depan mereka. Ia meminta generasi muda memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan untuk mengembangkan potensi diri dan meraih cita-cita.
“Semua anak yang sekolah memiliki tujuan. Jangan sampai mereka gagal akibat narkoba, karena harapan bangsa ke depannya ada di tangan mereka,” tegasnya.
Kegiatan yang digelar BNNP Bengkulu tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala BNNP Bengkulu Kombes Pol. Alexander S. Soeki dan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi. Melalui program Ananda Bersinar, edukasi mengenai bahaya narkoba diharapkan semakin menjangkau pelajar dan memperkuat upaya pencegahan sejak dini.






