Pemprov Bengkulu Dorong Pencegahan Korupsi Lewat Kearifan Lokal

- Reporter

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong penguatan pendidikan antikorupsi berbasis kearifan lokal untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas di tengah masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Lokakarya Penulisan Materi Antikorupsi Berbasis Kearifan Lokal yang dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Rabu (21/10/2026).

Denni mengatakan, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan, tetapi harus diimbangi dengan pencegahan melalui perubahan pola pikir, cara bekerja, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tanggung jawab.

Menurutnya, pendekatan kearifan lokal dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan antikorupsi agar lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia berharap lokakarya tersebut menghasilkan materi edukasi yang dapat diterapkan secara nyata, bukan sekadar menjadi konsep atau dokumen.

“Saya sangat berharap lokakarya ini menghasilkan sesuatu yang konkret. Jangan berhenti pada diskusi, jangan berhenti pada konsep, dan jangan berhenti pada naskah yang hanya tersimpan dalam dokumen,” ujar Denni.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, berharap peserta mengikuti lokakarya secara serius agar menghasilkan materi antikorupsi yang berkualitas dan mudah dipahami masyarakat.

Lokakarya tersebut diikuti 25 peserta dari berbagai kalangan penggiat literasi. Kegiatan ini diharapkan melahirkan materi edukasi yang mampu memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus mendorong penerapan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba
UHC Bengkulu Capai 99,45 Persen, BPJS Kesehatan Soroti 271 Ribu Peserta Nonaktif
Sekda Herwan Antoni Perkuat Soliditas ASN untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
STIA Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjuti Dugaan Polemik KIP Kuliah
Wagub Mian: Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Keluarga
Wagub Mian Motivasi Santri Bengkulu di ICBS Payakumbuh Raih Prestasi
ISPA di Bengkulu Capai 15.961 Kasus, Wagub Mian Perketat Antisipasi Karhutla
Pemprov Bengkulu Targetkan 1.500 Responden Survei Indeks Kewaspadaan Nasional 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08 WIB

UHC Bengkulu Capai 99,45 Persen, BPJS Kesehatan Soroti 271 Ribu Peserta Nonaktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Sekda Herwan Antoni Perkuat Soliditas ASN untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Pemprov Bengkulu Dorong Pencegahan Korupsi Lewat Kearifan Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

STIA Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjuti Dugaan Polemik KIP Kuliah

Daerah

Bengkulu

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:30 WIB