Senator Destita Ajak Masyarakat Selamatkan Harimau Sumatera

- Reporter

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menjadi narasumber dalam peringatan Global Tiger Day Bengkulu 2025 yang digelar di Tempua

Foto : Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menjadi narasumber dalam peringatan Global Tiger Day Bengkulu 2025 yang digelar di Tempua

ReporTimeNews, Bengkulu : Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menjadi narasumber dalam peringatan Global Tiger Day Bengkulu 2025 yang digelar di Tempua, Kota Bengkulu, Selasa (29/7). Kegiatan yang mengusung tema “The Final of King’s Trail, It’s Time to Act” ini menekankan pentingnya aksi nyata untuk melestarikan Harimau Sumatera yang kini terancam punah.

Dalam sesi talk show, Destita menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Harimau Sumatera yang populasinya diperkirakan tak lebih dari 400 ekor.

“Tantangan kita hari ini adalah bagaimana menjaga agar harimau tidak menyusul Harimau Jawa dan Harimau Bali yang sudah punah. Ini PR kita bersama,” tegasnya.

Ia menekankan perlunya kolaborasi berbagai pihak mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat untuk menyelamatkan satwa langka tersebut.

“Kita tidak bisa saling tunjuk kewenangannya. Harimau adalah hewan yang sangat cantik dan ikonik. Bahkan sampai difilmkan seperti ‘Manusia Harimau’ karena saking melegendanya,” ujarnya.

Destita juga mengingatkan konflik antara harimau dan manusia seringkali terjadi karena habitat satwa tersebut rusak. Ia mencontohkan legenda masyarakat di Kepahiang yang dulu sering melihat harimau masuk desa lantaran habitat aslinya yang dijadikan permukiman.

“Kalau habitat mereka rusak, wajar mereka turun. Maka habitatnya harus kita lindungi,” katanya.

Sebagai anggota DPD RI, Destita menyatakan komitmennya untuk mendorong aspirasi masyarakat, khususnya terkait regulasi pelestarian lingkungan.

“Kami siap menyuarakan perlunya undang-undang perlindungan sumber daya alam, termasuk konservasi harimau. Apalagi saya di Komite III yang bermitra dengan sektor pendidikan,” ucapnya.

Destita menambahkan pentingnya edukasi sejak dini agar anak-anak tumbuh dengan kesadaran mencintai dan menjaga alam.

“Jangan sampai anak-anak kita cuma tahu harimau dari gambar. Di Bengkulu ini tidak ada kebun binatang yang representatif. Saya membayangkan cucu saya nanti hanya bisa melihat harimau dari televisi, itu sedih sekali,” katanya.

Ia pun mendukung usulan Pemerintah Pusat untuk memasukkan pelajaran konservasi lingkungan ke dalam kurikulum sekolah.

“Bukan hanya akademik, tapi pendidikan soal alam dan pelestarian lingkungan juga penting,” imbuhnya.

Di akhir sesi, Destita mengapresiasi berbagai komunitas dan organisasi yang peduli terhadap pelestarian harimau seperti Walhi, Kanopi Hijau, dan Tempua.

“Kalau bukan kita siapa lagi? Mari mulai dari keluarga, lingkungan, lalu meluas ke masyarakat. InsyaAllah bisa,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Himawan Sasongko, mengungkapkan populasi Harimau Sumatera di Bentang Alam Seblat terus menurun dan kini berstatus sangat kritis (Critically Endangered) secara nasional.

Ia menjelaskan, tekanan terhadap kelangsungan hidup harimau semakin besar, terutama akibat kerusakan habitat yang disebabkan alih fungsi hutan. Perubahan lanskap ini mengganggu ekosistem alami dan memicu konflik antara harimau dan manusia.

Selain habitat yang rusak, ketersediaan pakan alami pun menipis. Hal ini mendorong harimau masuk ke kawasan pemukiman, memangsa ternak, dan bahkan menyerang manusia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran PII Bentuk Pelajar Berkarakter
Kadis Kominfo Bengkulu Tekankan Pendampingan Anak di Era Digital
Sekda Herwan Pimpin Apel dan Donor Darah Inspektorat Bengkulu
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB