ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu mulai membangun kembali rumah warga korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu. Sebanyak 10 rumah dibangun kembali, sementara dua rumah lainnya mendapat bantuan pembangunan.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang digelar Kamis (24/9). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar yang mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.
Khairil Anwar mengatakan pembangunan kembali rumah korban kebakaran merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah.
Menurutnya, pembangunan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut atas janji Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat meninjau langsung lokasi kebakaran beberapa waktu lalu.
“Saya mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang pada kesempatan ini tidak bisa hadir. Beliau menitip pesan bahwa groundbreaking pembangunan rumah pascakebakaran ini adalah janji yang telah diucapkan saat beliau meninjau langsung lokasi kebakaran bulan lalu,” ujar Khairil.
Khairil menyebut pembangunan rumah tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu. Sejumlah rapat dan koordinasi dilakukan untuk memastikan bantuan pembangunan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga terdampak.
“Setelah hasil rapat dan koordinasi yang begitu baik, keluarlah data untuk pembangunan kembali sebanyak 10 rumah, sedangkan dua rumah lainnya hanya dibantu pembangunannya,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan juga melibatkan unsur masyarakat melalui semangat gotong royong. Satpol PP, Dinas Sosial dan Karang Taruna di sekitar Kelurahan Pengantungan turut dilibatkan untuk membantu proses pembangunan.
Pemerintah berharap pembangunan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga warga korban kebakaran kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman setelah kehilangan rumah akibat musibah.






