ReportTimeNews, Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan pentingnya pembenahan kualitas pelayanan di RSUD M. Yunus agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat, responsif, dan profesional.
Penegasan itu disampaikan Mian saat meninjau langsung pelaksanaan praakreditasi RSUD M. Yunus bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, Senin (7/9).
Menurut Mian, praakreditasi tidak boleh hanya dipandang sebagai proses administratif, tetapi harus menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh aspek pelayanan rumah sakit. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menemukan kekurangan sekaligus mendorong perbaikan secara berkelanjutan.
Mian juga meminta jajaran RSUD M. Yunus menghilangkan kesan pelayanan yang lamban atau kurang responsif terhadap masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi salah satu ukuran penting dalam mewujudkan program pemerintah daerah, termasuk visi dan misi melalui program “Bantu Rakyat”.
“Jangan lagi terasa cuek dalam pelayanan kepada masyarakat. Kita harus membentuk teamwork yang solid. Kalau sudah solid, misi Pak Gubernur dan saya sebagai wakil gubernur akan tercapai,” kata Mian.
Praakreditasi RSUD M. Yunus berlangsung sejak Jumat (4/9) hingga Senin (7/9). Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat kesiapan sekaligus memperkuat standar pelayanan rumah sakit ke depan.
Mian menegaskan, hasil evaluasi harus ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata. Ia menilai keberhasilan pelayanan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur rumah sakit.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Rangkaian akreditasi ini titik poinnya adalah evaluasi. Kalau dulu seperti ini, ke depan harus lebih baik. Itu yang penting,” tegasnya.





