Senator Destita Minta Penambahan Kantor BNN di Bengkulu Untuk Pencegahan Narkotika

- Reporter

Selasa, 9 September 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Jakarta : Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar Rapat Kerja bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI terkait pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Selasa (9/9). Agenda ini juga membahas rehabilitasi medis dan sosial bagi korban penyalahgunaan narkotika, serta sinergi program kerja antara BNN dan DPD RI.

Rapat yang dihadiri langsung Kepala BNN RI, Irjen Pol. Drs. Suyudi Ario Seto, tersebut menjadi wadah bagi senator untuk menyampaikan masukan terkait strategi pencegahan dan penanggulangan narkotika di daerah.

Senator asal Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM, dalam kesempatan itu menyoroti masih minimnya keberadaan kantor BNN di Provinsi Bengkulu. Saat ini, hanya terdapat satu kantor BNN provinsi, satu BNN kota, dan satu BNN kabupaten. Padahal Bengkulu memiliki sembilan kabupaten dan satu kota.

“Dari total 10 daerah, baru ada empat kantor BNN. Kami mohon kiranya dapat dipertimbangkan penambahan kantor BNN di Bengkulu. Atau, jika belum memungkinkan, paling tidak ada inovasi berupa mobil rehabilitasi keliling (Reling) yang bisa menjangkau masyarakat di daerah-daerah,” ungkap Destita.

Menurutnya, kondisi geografis Bengkulu yang luas serta terbatasnya jumlah kantor BNN membuat akses masyarakat terhadap layanan pencegahan dan rehabilitasi narkotika masih belum merata. Dengan adanya mobil rehabilitasi keliling, layanan tersebut bisa lebih mudah dijangkau masyarakat di daerah terpencil.

“Mobil reling ini penting sebagai alternatif layanan, mengingat generasi muda sangat rentan terpapar narkotika. Dengan fasilitas ini, masyarakat tidak harus jauh-jauh ke kota besar untuk mendapatkan layanan rehabilitasi,” tambahnya.

Destita berharap masukan ini dapat menjadi perhatian serius BNN dalam menyusun kebijakan ke depan, sehingga upaya pemberantasan narkoba tidak hanya terfokus di perkotaan, tetapi juga menyentuh seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SPMB Bengkulu Dijamin Transparan dan Bebas Praktik Gratifikasi
Sekda Bengkulu Tekankan ASN Dinkes Wajib Tolak Pungli
IKAPPABASKO Bengkulu Resmi Dilantik, Perkuat Soliditas Perantau Minang
Garbarata Tiba, Bandara Fatmawati Bengkulu Makin Modern
Destita Didorong Kawal Bengkulu Jadi Smart Province Modern
KPID Bengkulu Hadirkan SARAN Awasi Siaran Era Digital
PTP Nonpetikemas Bengkulu Perdana Terapkan Layanan Drop Tank Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai
PTP Nonpetikemas Perkuat SDM Handal Layanan Pelabuhan Multipurpose lewat Program HiPo Batch II
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:35 WIB

SPMB Bengkulu Dijamin Transparan dan Bebas Praktik Gratifikasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:34 WIB

Sekda Bengkulu Tekankan ASN Dinkes Wajib Tolak Pungli

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:32 WIB

IKAPPABASKO Bengkulu Resmi Dilantik, Perkuat Soliditas Perantau Minang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:30 WIB

Garbarata Tiba, Bandara Fatmawati Bengkulu Makin Modern

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Destita Didorong Kawal Bengkulu Jadi Smart Province Modern

Daerah

Bengkulu

Sekda Bengkulu Tekankan ASN Dinkes Wajib Tolak Pungli

Senin, 11 Mei 2026 - 17:34 WIB

Bengkulu

Garbarata Tiba, Bandara Fatmawati Bengkulu Makin Modern

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:30 WIB

Bengkulu

Destita Didorong Kawal Bengkulu Jadi Smart Province Modern

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB