Pemprov dan TNI Bersinergi Wujudkan Bengkulu Lumbung Padi

- Reporter

Selasa, 22 Juli 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peluncuran Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi
Lahan (Oplah). Langkah awal ini ditandai dengan pengukuhan Satuan Tugas Swasembada Pangan Tingkat Provinsi oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Balai Raya Semarak, Senin sore (21/7).

Program CSR Provinsi Bengkulu akan mencetak sawah seluas 2.200 hektare, dengan rincian 1.266,4 hektare yang siap dilaksanakan konstruksinya dan 933,6 hektare masih dalam tahap Survei Investigasi dan Desain (SID). Pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan melalui skema swakelola bersama TNI Angkatan Darat.

Salah satu lokasi cetak sawah adalah Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan konstruksi yang dijadwalkan dimulai pada 22 Juli.

“Kita melihat dan mendengar, sudah banyak lahan pertanian berubah fungsi menjadi perumahan, ruko, dan lain sebagainya. Jumlahnya tidak sedikit, dan ini sangat mengkhawatirkan,” ujar Gubernur Helmi Hasan dalam sambutannya.

Program CSR dan Oplah merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Program ini menitikberatkan pada pemanfaatan lahan tidur, optimalisasi sumber daya alam dan air, serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Dengan swasembada pangan, kita tidak akan kekurangan bahan makanan pokok, khususnya beras. Tidak perlu lagi impor. Maka pemerintah, masyarakat, dan TNI/Polri harus serius mengawal program ini agar sukses, sebagaimana Bengkulu berhasil menjadi provinsi kedua tercepat dan terbaik dalam pembentukan Koperasi Merah Putih,” tegas Helmi.

Sementara itu, kegiatan Optimalisasi Lahan akan dilakukan di sembilan kabupaten dengan total luas lahan 12 hektare. Aktivitasnya mencakup pemulihan irigasi, pembangunan pintu air, embung, parit, serta pompanisasi dan infrastruktur pendukung lainnya.

Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan luas tanam padi di Bengkulu menjadi 108.677 hektare, naik sekitar 70 persen dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang berkisar 60.000 hektare. Target tersebut akan didukung melalui pemberian bantuan benih kepada kelompok tani serta percepatan perluasan tanam.

Dalam kegiatan ini, Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian turut menyerahkan dokumen Survei Investigasi dan Desain (SID) kepada perwakilan kabupaten, serta penghargaan kepada Kapolda Bengkulu dan Danrem 041 Garuda Emas atas dukungan dan sinergi mereka dalam mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Matangkan Pembangunan Pabrik Biodiesel Dukung Program Nasional
Wagub Mian Percepat Pemutihan Pajak Demi Dongkrak PAD Bengkulu
Wagub Mian Ajak Warga Bersatu Bangun Bengkulu Maju Bersama
Pemprov Bengkulu dan TNI Bersihkan Pantai Tebar Ribuan Bibit Ikan
Wagub Mian Tegaskan Dukungan Penuh Swasembada Pangan Nasional
Wagub Mian Minta Perusahaan Batu Bara Jaga Jalan Provinsi
BLINC 3.0 Dibuka, Bengkulu Tawarkan Peluang Investasi Menjanjikan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Berkarier dan Bekerja di Jepang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:45 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Pembangunan Pabrik Biodiesel Dukung Program Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 14:49 WIB

Wagub Mian Percepat Pemutihan Pajak Demi Dongkrak PAD Bengkulu

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:39 WIB

Wagub Mian Ajak Warga Bersatu Bangun Bengkulu Maju Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Bersihkan Pantai Tebar Ribuan Bibit Ikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:30 WIB

Wagub Mian Tegaskan Dukungan Penuh Swasembada Pangan Nasional

Daerah

Bengkulu

Wagub Mian Ajak Warga Bersatu Bangun Bengkulu Maju Bersama

Minggu, 12 Jul 2026 - 23:39 WIB