Pemprov Targetkan Bengkulu Bebas Stunting, Sentra Komando Disiapkan

- Reporter

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mengintensifkan upaya penurunan angka stunting. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menargetkan prevalensi stunting di Provinsi Bengkulu dapat ditekan hingga mencapai satu digit.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pejabat Pemprov Bengkulu dan Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, di ruang kerja Wakil Gubernur, Kamis (24/7).

Dengan mengusung slogan “Bantu Rakyat”, Wakil Gubernur Mian menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan komitmen bersama dirinya dan Gubernur Helmi Hasan selama masa kepemimpinan lima tahun ke depan.

“Kita punya keinginan, saya dan Pak Gubernur ingin menurunkan angka stunting hingga satu digit. Namun, ini tentu membutuhkan kerja sama dari semua pihak,” ujar Mian dalam rapat tersebut.

Penanggulangan stunting menjadi salah satu program prioritas pasangan Helmi–Mian, yang juga disinergikan dengan upaya penanggulangan kemiskinan. Untuk memperkuat langkah konkret di lapangan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menyiapkan anggaran khusus guna membangun Sentra Komando Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di setiap kabupaten.

“Mumpung sekarang masih dalam tahap pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan, kita sisipkan anggaran untuk pembangunan Sentra Komando Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di kabupaten. Nantinya akan mengerucut ke level provinsi,” jelas Mian.

Ia menambahkan, sebagian besar kasus stunting di Bengkulu berada di tingkat kabupaten, sehingga perlu penanganan yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

“Saya tahu betul permasalahan stunting ini merata di seluruh kabupaten. Keinginan kami, Provinsi Bengkulu bisa bebas dari stunting. Caranya bagaimana? Dalam lima bulan ke depan atau selama lima tahun masa kepemimpinan kami, masalah ini harus bisa diselesaikan. Tidak elok jika di akhir periode kami angka stunting masih di angka 20 persen,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wagub Mian Minta Perusahaan Batu Bara Jaga Jalan Provinsi
BLINC 3.0 Dibuka, Bengkulu Tawarkan Peluang Investasi Menjanjikan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Berkarier dan Bekerja di Jepang
Raker Bersama Menteri P2MI, Destit Soroti PMI Terpaksa Berutang
Pemprov Bengkulu Percepat Listrik Desa, Sasar Tiga Puluh Lokasi
Pemprov Bengkulu Tampung Aspirasi Warga Terkait Batu Bara
Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Sultan Nahkodai TP Sriwijaya, Destita Harap Sinergi Pembangunan Wilayah Sumbagsel Makin Kuat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:45 WIB

Wagub Mian Minta Perusahaan Batu Bara Jaga Jalan Provinsi

Senin, 6 Juli 2026 - 11:11 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Berkarier dan Bekerja di Jepang

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40 WIB

Raker Bersama Menteri P2MI, Destit Soroti PMI Terpaksa Berutang

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pemprov Bengkulu Percepat Listrik Desa, Sasar Tiga Puluh Lokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:26 WIB

Pemprov Bengkulu Tampung Aspirasi Warga Terkait Batu Bara

Daerah

Bengkulu

Wagub Mian Minta Perusahaan Batu Bara Jaga Jalan Provinsi

Rabu, 8 Jul 2026 - 17:45 WIB

Destita Khairilisani

Raker Bersama Menteri P2MI, Destita Soroti PMI Terpaksa Berutang

Senin, 6 Jul 2026 - 15:58 WIB