Momentum ‘Bantu Rakyat’: Wagub Mian Minta OPD Tancap Gas

- Reporter

Jumat, 25 Juli 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, memimpin langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Pemerintah Provinsi Bengkulu Triwulan II yang berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (25/7).

Rapat ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, beserta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi capaian dan realisasi program kerja selama triwulan kedua tahun anggaran berjalan.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Mian menegaskan agar seluruh kepala OPD tidak bekerja secara stagnan. Ia meminta agar momentum kedekatan Gubernur Helmi Hasan dengan jajaran Pemerintah Pusat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong percepatan program prioritas, khususnya program Bantu Rakyat.

“Saya minta semua OPD mulai menyusun dan menyampaikan proposal program yang harus segera dikerjakan. Jangan sampai di tahun 2026 kita hanya bergerak secara linear. Manfaatkan konektivitas Pak Gubernur dengan pusat untuk memperjuangkan anggaran,” tegas Mian.

Program Bantu Rakyat yang diusung oleh Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian menjadi prioritas utama dalam periode kepemimpinan mereka lima tahun ke depan. Program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat Bengkulu tidak lagi mengalami kesulitan, khususnya dalam akses layanan pemerintahan dan kesehatan.

Mian juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD dalam mewujudkan program tersebut. Menurutnya, setiap OPD harus mampu menciptakan terobosan dan inovasi yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan hal itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, juga meminta seluruh OPD untuk menghentikan sementara kegiatan yang tidak mendesak dan tidak memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

“Kita khawatir program prioritas Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur terganggu. Karena itu, kami dari Sekretariat Daerah akan mengendalikan kegiatan-kegiatan OPD yang tidak mendesak dan tidak memiliki urgensi bagi masyarakat,” ujar Herwan.

Rapim TEPRA ini diharapkan menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen OPD dalam mendukung visi-misi Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya melalui program Bantu Rakyat yang berpihak pada kepentingan masyarakat bawah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Bengkulu Ajak Perkuat Sinergi Untuk Keselamatan dan Kepatuhan Pajak Kendaraan
Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi BSPS 2026
Sinergi Pusat–Daerah, Pemprov Bengkulu Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan 2026
LKPJ 2025: Wagub Mian Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Meningkat dan Angka Kemiskinan Menurun
Musprov IX PMI Bengkulu, Gubernur Tegaskan Komitmen Penuh untuk Misi Kemanusiaan
Gubernur Helmi Tegaskan Komitmen Infrastruktur dan Bantuan Sosial dalam Safari Ramadan di Benteng
Safari Ramadan: Gubernur Helmi Salurkan Bantuan dan Siapkan Rp30 Miliar untuk Atasi Banjir
Gubernur Helmi Luncurkan Samsat Desa di Bengkulu Utara
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:11 WIB

Sekda Bengkulu Ajak Perkuat Sinergi Untuk Keselamatan dan Kepatuhan Pajak Kendaraan

Senin, 2 Maret 2026 - 08:07 WIB

Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi BSPS 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 08:05 WIB

Sinergi Pusat–Daerah, Pemprov Bengkulu Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 08:03 WIB

LKPJ 2025: Wagub Mian Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Meningkat dan Angka Kemiskinan Menurun

Senin, 2 Maret 2026 - 07:57 WIB

Musprov IX PMI Bengkulu, Gubernur Tegaskan Komitmen Penuh untuk Misi Kemanusiaan

Daerah

Bengkulu

Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi BSPS 2026

Senin, 2 Mar 2026 - 08:07 WIB