Wagub Mian Minta Pengembangan KTM Lagita Didukung Lintas Kementerian

- Reporter

Minggu, 24 Agustus 2025 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta agar pemerintah pusat melalui berbagai kementerian turut mendukung pengembangan KTM Lagita.

Foto : Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta agar pemerintah pusat melalui berbagai kementerian turut mendukung pengembangan KTM Lagita.

ReportTimeNews, Jakarta – Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, yang meliputi wilayah Lais, Giri Makmur, dan Ketahun, merupakan salah satu proyek percontohan kota transmigrasi sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dengan luas mencapai 99.000 hektare dan jumlah penempatan transmigran lebih dari 30.000 kepala keluarga, kawasan ini diharapkan menjadi model pembangunan kota transmigrasi masa depan.

Dalam diskusi bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta pada Ahad (24/8), Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta agar pemerintah pusat melalui berbagai kementerian turut mendukung pengembangan KTM Lagita.

“Kalau hanya mengandalkan APBD, pengembangan kawasan ini akan lambat. Tetapi kalau dikeroyok bersama oleh kementerian dengan dikomandani kepala daerah, progresnya akan lebih cepat,” ujar Mian.

Meski demikian, Mian menyoroti pembangunan KTM Lagita yang dinilai lebih mengutamakan kuantitas dibandingkan kualitas. Ia berharap pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap namun tuntas, agar benar-benar menjadi proyek percontohan yang matang.

“Programnya terkesan terburu-buru, dari lima jadi delapan, lalu sekarang sudah menjadi 53. Maksud kami sebagai kepala daerah, tuntaskan dulu yang ada agar benar-benar menjadi pilot project yang berkualitas,” tegasnya.

Mian menambahkan, meski KTM Lagita masuk dalam 52 kawasan prioritas nasional, Pemerintah Daerah telah berhasil menyelesaikan sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat dengan dukungan APBD.

“Buktinya, di KTM Lagita sudah berdiri rumah sakit, gedung olahraga, hingga Unit Kerja Keimigrasian (UKK). Jadi, masyarakat yang ingin mengurus paspor, termasuk untuk keperluan umroh, tidak perlu lagi ke Kota Bengkulu,” ungkapnya.

Menurut Mian, keberadaan fasilitas tersebut juga berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat. Bahkan, permintaan pembuatan paspor di kawasan tersebut mencapai 100–300 orang.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyambut baik masukan Wakil Gubernur Bengkulu. Ia menegaskan kementeriannya tengah berupaya mencari dukungan investor untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi.

“Saat ini kami memang fokus mencari investor, terutama dari Osaka, karena pembangunan kawasan transmigrasi ini membutuhkan dukungan pendanaan yang besar,” jelasnya.

Berita Terkait

Pesona Senator Destita, Kenalkan Pakaian Adat Bengkulu di HUT DPD RI
Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Program BKKBN
Sekda Bengkulu Ajak ASN Doakan Lima Jurnalis Hilang
Pemprov Bengkulu Pacu TPST Regional, Sampah Jadi Prioritas
Destita: Semangat Kemerdekaan RI ke-81 Harus Menggerakkan Kesejahteraan dan Kemajuan Bengkulu
Sebanyak 1.711 Warga Binaan Bengkulu Dapat Remisi HUT RI ke-81
Pemprov Bengkulu Selaraskan Pembangunan dengan Empat Pedoman Presiden
Dewi Coryati Ingatkan Pentingnya Kejujuran Data Sensus Ekonomi untuk Penentu Kebijakan Pembangunan Nasional
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pesona Senator Destita, Kenalkan Pakaian Adat Bengkulu di HUT DPD RI

Senin, 28 September 2026 - 14:13 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Program BKKBN

Rabu, 16 September 2026 - 15:08 WIB

Sekda Bengkulu Ajak ASN Doakan Lima Jurnalis Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu TPST Regional, Sampah Jadi Prioritas

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Destita: Semangat Kemerdekaan RI ke-81 Harus Menggerakkan Kesejahteraan dan Kemajuan Bengkulu

Daerah