Menko AHY Serahkan 184 Sertifikat Tanah di Bengkulu

- Reporter

Selasa, 16 September 2025 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Ossy Dermawan, serta Wakil Menteri Perhubungan Suntana, menyerahkan sertifikat tanah di Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu

Foto : - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Ossy Dermawan, serta Wakil Menteri Perhubungan Suntana, menyerahkan sertifikat tanah di Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu

ReportTimeNews, Bengkulu – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Ossy Dermawan, serta Wakil Menteri Perhubungan Suntana, menyerahkan sertifikat tanah di Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu, Selasa (16/9).

Total 184 sertifikat diserahkan, terdiri dari 5 sertifikat wakaf masjid, 100 sertifikat hak milik program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta 79 sertifikat hak pakai untuk instansi di kabupaten.

Menurut AHY, penyerahan sertifikat tanah ini bertujuan memberikan kepastian hukum kepada pemilik lahan sekaligus mencegah praktik mafia tanah. “Program sertifikat elektronik menjadi kepastian hukum dan mencegah konflik agraria maupun sengketa tanah yang merugikan masyarakat,” tegas AHY.

Penerima sertifikat PTSL berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari PNS, petani, buruh harian, pedagang, hingga ibu rumah tangga di Kota Bengkulu.

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, Provinsi Bengkulu memiliki total 1,43 juta bidang tanah. Hingga kini, 70,9% sudah bersertifikat, 15,27% belum terdaftar, dan 13,77% terdaftar namun belum bersertifikat.

Wamen ATR Ossy Dermawan mengungkapkan, pelayanan pertanahan di Bengkulu menunjukkan tren positif. “Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, pelayanan pertanahan mencapai 47.676 layanan, atau naik 13,3% dibanding periode yang sama tahun 2024,” jelasnya.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengapresiasi kontribusi pemerintah pusat. “Atas nama Gubernur dan Pemprov Bengkulu, kami berterima kasih. Hari ini kunjungan Menko lengkap bersama Wamenhub dan Wamen ATR, memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Mian.

Untuk diketahui, sepanjang 2025 penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor pertanahan di Bengkulu mencapai Rp7,6 miliar, penerimaan BPHTB Rp25,5 miliar, penerimaan PPh Rp11,05 miliar, serta perputaran ekonomi melalui hak tanggungan senilai Rp2,94 triliun.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sultan Nahkodai TP Sriwijaya, Destita Harap Sinergi Pembangunan Wilayah Sumbagsel Makin Kuat
HUT Bengkulu Tengah, Jalan Provinsi Hampir 90 Persen Mulus
INKAI Bengkulu Bidik Emas di Kejurnas Lampung
Panglima Kopassus Sandang Gelar Adat Panglima Raja
Helmi Hasan dan PWI Perkuat Sinergi Informasi
80 CPNS Digembleng, Sekda Tekankan Integritas ASN
Iswahyudi Nahkodai Bank Bengkulu, Aprikie Jadi Komisaris
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:50 WIB

Sultan Nahkodai TP Sriwijaya, Destita Harap Sinergi Pembangunan Wilayah Sumbagsel Makin Kuat

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:31 WIB

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:30 WIB

HUT Bengkulu Tengah, Jalan Provinsi Hampir 90 Persen Mulus

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:25 WIB

INKAI Bengkulu Bidik Emas di Kejurnas Lampung

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:27 WIB

Panglima Kopassus Sandang Gelar Adat Panglima Raja

Daerah

Bengkulu

Rabu, 24 Jun 2026 - 22:31 WIB

Bengkulu

HUT Bengkulu Tengah, Jalan Provinsi Hampir 90 Persen Mulus

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:30 WIB

Bengkulu

INKAI Bengkulu Bidik Emas di Kejurnas Lampung

Selasa, 23 Jun 2026 - 17:25 WIB

Bengkulu

Panglima Kopassus Sandang Gelar Adat Panglima Raja

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:27 WIB