ReportTimeNews, Bengkulu : Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada Minggu (24/8) di salah satu Hotel di Bengkulu.
Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian Muswil serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat konsolidasi partai sekaligus merumuskan arah kebijakan lima tahun ke depan.
Ketua DPW PKS Bengkulu periode 2025–2030, Alamsyah, M.Tpd, menyampaikan bahwa regenerasi kepemimpinan adalah ciri khas PKS sebagai partai kader.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan bukan hanya formalitas, melainkan proses alamiah yang menjadi bagian dari tradisi kaderisasi partai.
“PKS ini partai kader, jadi regenerasi adalah hal yang alamiah. DPP juga memberi amanat agar kepengurusan memberi porsi signifikan bagi anak muda. Di Bengkulu, sekitar 40 persen pengurus yang diumumkan kemarin berasal dari kalangan di bawah usia 40 tahun,” jelas Alamsyah.
Ia menegaskan, kehadiran generasi muda dalam struktur kepengurusan diharapkan mampu memberikan energi baru, inovasi, dan gagasan segar dalam menghadapi dinamika politik maupun tantangan pembangunan daerah.
“Kita ingin ada warna baru dengan gagasan segar dari generasi muda. Dengan sinergi bersama senior, PKS siap berkontribusi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Muswil VI PKS Bengkulu tidak hanya membahas regenerasi, tetapi juga agenda konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.
Forum ini menjadi sarana menyusun strategi pemenangan Pemilu 2029, penguatan basis kader, serta peran aktif PKS dalam menjawab isu-isu strategis, seperti pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga isu lingkungan.
“Sebagai partai yang dikenal konsisten dengan kaderisasi, PKS Bengkulu berharap Muswil kali ini dapat melahirkan keputusan-keputusan penting yang tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat Bengkulu,” tutup Alamsyah.







