ReportTimeNews, Bengkulu — Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di Provinsi Bengkulu terus diperkuat. Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong keterlibatan pemerintah daerah, desa, badan usaha, hingga pelaku usaha agar semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat persiapan penganugerahan Jamsostek Award 2026 yang digelar di Two K Azana Style Hotel Bengkulu, Jumat (21/8). Rapat tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar.
Jamsostek Award menjadi bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang dinilai memiliki komitmen, inovasi, serta kontribusi dalam mendorong terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
Program penghargaan ini merupakan inisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Memasuki 2026, Jamsostek Award telah digelar untuk kali kesembilan, setelah sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award.
Khairil Anwar menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung pelaksanaan penghargaan tersebut karena tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga dapat memacu berbagai pihak untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Jamsostek Award ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha untuk terus meningkatkan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Khairil.
Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman kepada pekerja. Semakin luas cakupan kepesertaan, semakin kuat pula perlindungan yang dapat diberikan ketika pekerja menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan rapat persiapan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Jamsostek Award 2026 dapat berjalan sesuai tahapan.
“Melalui Jamsostek Award, kami berharap semakin banyak pihak yang berkomitmen memperluas kepesertaan dan memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para pekerja,” ujar Ferama.
Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPJS Ketenagakerjaan selanjutnya mendorong penguatan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah desa, dunia usaha, serta pelaku usaha. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian penghargaan. Lebih jauh, momentum tersebut diarahkan menjadi penggerak perluasan perlindungan pekerja sekaligus bagian dari upaya membangun kesejahteraan dan ketahanan ekonomi masyarakat Bengkulu.






