Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD, Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu: Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat transformasi digital di daerah.

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi TPID dan TP2DD se-Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Ruang Rapat Besar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Rabu (19/8). Rapat diikuti unsur pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, serta pemangku kepentingan terkait.

Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Zahirman Aidi, mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan koordinasi lintas sektor dan langkah bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga harga tetap terjangkau.

“Pengendalian inflasi harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” ujar Zahirman Aidi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menekankan pentingnya kolaborasi TPID dan TP2DD dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Sinergi tersebut juga dinilai dapat memperluas pemanfaatan transaksi digital, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

“Sinergi TPID dan TP2DD menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ekosistem digitalisasi daerah,” kata Wahyu.

Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi tekanan inflasi, menjaga kelancaran distribusi, serta memastikan ketersediaan komoditas pangan di berbagai wilayah Bengkulu.

Di sisi lain, percepatan digitalisasi daerah diarahkan melalui perluasan transaksi non-tunai dan penguatan ekosistem digital dalam pelayanan serta transaksi pemerintah daerah.

Melalui koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, TPID dan TP2DD diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarinstansi, menjaga stabilitas ekonomi dan harga kebutuhan masyarakat, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendorong pelayanan publik yang semakin efektif di Provinsi Bengkulu.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 13:42 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB