Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Pembentukan Produk Hukum Daerah

- Reporter

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu, terutama dalam pembentukan produk hukum daerah, harmonisasi peraturan perundang-undangan, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, saat menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu dan Kepala Divisi Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum di Aula Soekarno, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu, Kamis (22/10/2026).

Khairil hadir mewakili Gubernur Bengkulu. Acara tersebut menandai pergantian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu dari Zulhairi kepada Hemawati Boru Pandia. Sementara itu, jabatan Kepala Divisi Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum diserahterimakan dari Tongam Renikson Silaban kepada Picesco Andika Tulus.

Khairil mengatakan, koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal diperlukan untuk menjaga kesinambungan program pemerintahan, khususnya yang berkaitan dengan penyusunan regulasi dan pembinaan hukum.

Menurutnya, sinergi tersebut juga dibutuhkan untuk memastikan produk hukum daerah selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

“Sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu diharapkan terus berkembang, khususnya dalam fasilitasi pembentukan produk hukum daerah, harmonisasi peraturan perundang-undangan, serta pembinaan dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat,” kata Khairil.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu, Hemawati Boru Pandia, menyebut pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari dinamika organisasi yang membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak.

“Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Dukungan dan kerja samanya sangat diperlukan untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan,” ungkap Hemawati.

Pemprov Bengkulu berharap pergantian pejabat tersebut dapat diikuti dengan penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas pelayanan hukum. Kerja sama yang berkelanjutan diharapkan mendukung pelaksanaan program pemerintahan serta memberikan kepastian hukum dan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp2 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal
Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba
Sekda Herwan Antoni Perkuat Soliditas ASN untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
Pemprov Bengkulu Dorong Pencegahan Korupsi Lewat Kearifan Lokal
Wagub Mian: Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Keluarga
ISPA di Bengkulu Capai 15.961 Kasus, Wagub Mian Perketat Antisipasi Karhutla
Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda untuk Perkuat Pengelolaan Sanitasi
Pemprov Bengkulu Gandeng Polda Percepat Verifikasi KDMP
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp2 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Pembentukan Produk Hukum Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Pemprov Bengkulu Dorong Pencegahan Korupsi Lewat Kearifan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Wagub Mian: Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Keluarga

Daerah

Bengkulu

Karisma Azahra Raih Juara II Liga DMD, Bengkulu Bangga

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:30 WIB

Bengkulu

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:30 WIB