Kuota BBM Bengkulu Cukup, Gubernur Helmi Dorong Penambahan SPBU

- Reporter

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memastikan kuota BBM subsidi untuk Provinsi Bengkulu dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian ini didapat setelah Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan BPH Migas di Gedung BPH Migas, Jakarta, Selasa (24/2).

Dalam pertemuan tersebut, BPH Migas memaparkan secara rinci data kuota dan realisasi penyaluran BBM jenis Pertalite (JBKP) dan Solar (JBT) di Bengkulu.

Helmi Hasan menegaskan, dari data tersebut, Bengkulu tidak pernah mengalami kekurangan kuota BBM.

“Setelah kita lihat langsung data dari BPH Migas, kuota BBM Bengkulu baik Pertalite maupun Solar itu cukup. Tidak pernah ada kekurangan kuota dari pemerintah pusat,” ujar Helmi usai pertemuan.

Menurut Helmi, persoalan utama yang selama ini terjadi bukan pada kuota, melainkan pada keterbatasan jumlah SPBU, khususnya di Kota Bengkulu. Ia mengatakan, kondisi ini menyebabkan distribusi belum optimal dan memicu antrean di sejumlah titik.

“Masalah kita ternyata bukan kuota, tetapi jumlah SPBU yang masih kurang. Kuota sudah cukup, tetapi SPBU belum mencukupi untuk menampung dan menyalurkan secara maksimal,” jelasnya.

Sebagai solusi, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan segera mengambil langkah strategis dengan mendorong penambahan SPBU. Pemprov Bengkulu berkomitmen memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.

“Intinya, kuota sudah cukup. Sekarang tugas kita memperkuat infrastruktur penyaluran. Kita ingin masyarakat Bengkulu mudah mendapatkan BBM tanpa antre panjang,” tegas Helmi.

Sementara itu, Anggota Komite BPH Migas, Hasbi Anshory, menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memastikan energi tersalurkan dengan baik dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujarnya.

Berdasarkan data, total kuota Pertalite Bengkulu pada tahun 2025 mencapai 252.857 kiloliter (KL) dan terealisasi hampir seluruhnya di masing-masing kabupaten/kota dengan persentase penyaluran rata-rata di atas 89 persen. Sementara pada tahun 2026, kuota Pertalite Bengkulu sebesar 231.356 KL, atau turun sekitar 8,5 persen.

Sedangkan untuk BBM jenis Solar, kuota Bengkulu pada tahun 2025 tercatat 108.191 KL, dan tersalurkan optimal, bahkan beberapa daerah seperti Bengkulu Tengah dan Lebong realisasinya melebihi 100 persen dari kuota. Pada tahun 2026, kuota Solar sebesar 96.151 KL, atau turun sekitar 11,1 persen, dengan realisasi awal tahun masih berkisar 12 hingga 18 persen karena tahun anggaran masih berjalan.

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp2 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal
Karisma Azahra Raih Juara II Liga DMD, Bengkulu Bangga
Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba
UHC Bengkulu Capai 99,45 Persen, BPJS Kesehatan Soroti 271 Ribu Peserta Nonaktif
Sekda Herwan Antoni Perkuat Soliditas ASN untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
Pemprov Bengkulu Dorong Pencegahan Korupsi Lewat Kearifan Lokal
STIA Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjuti Dugaan Polemik KIP Kuliah
Wagub Mian: Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Keluarga
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp2 Miliar untuk Lindungi Pekerja Informal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Karisma Azahra Raih Juara II Liga DMD, Bengkulu Bangga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08 WIB

UHC Bengkulu Capai 99,45 Persen, BPJS Kesehatan Soroti 271 Ribu Peserta Nonaktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Pemprov Bengkulu Dorong Pencegahan Korupsi Lewat Kearifan Lokal

Daerah

Bengkulu

Karisma Azahra Raih Juara II Liga DMD, Bengkulu Bangga

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:30 WIB

Bengkulu

Wagub Mian: Pelajar Harus Terlindungi dari Ancaman Narkoba

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:30 WIB