Foto : Seusai debat mantan orang nomor satu ini langsung meluncur ke lokasi debat untuk menemui Dedy-Agi.
Di sela-sela pertemuan di lobi hotel tempat berlangsungnya, Agusrin M Najamudin mengapresiasi hasil debat Paslon nomor urut 3 ini.
ReportTimeNews, Bengkulu : Hari H pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu periode 2024-2029 tinggal hitungan hari.
Terlebih debat publik pamungkas pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota juga sudah berlangsung pada Sabtu, (16/11/2024) malam, dengan diikuti 5 paslon yaitu, Dani Hamdani-Sukatno, Ariyono Gumay-Harlyyanto, Dedy Ermansyah-Nuragiyanti, Benny Suharto-Farizal, dan Dedy Wahyudi- Ronny Tobing.
Dengan adanya debat publik secara tidak langsung mendapatkan perhatian publik, karena berlangseng seru. Termasuk dari mantan Gubernur Bengkulu Agusrin yang langsung turun gunung untuk mengawal anaknya yang sedang mengikutinya, yakni Nuragiyanti atau akrab disapabAgi, meski dari rumah
Seusai debat mantan orang nomor satu ini langsung meluncur ke lokasi debat untuk menemui Dedy-Agi.
Di sela-sela pertemuan di lobi hotel tempat berlangsungnya, Agusrin M Najamudin mengapresiasi hasil debat Paslon nomor urut 3 ini. Dimana menurutnya, kelima Paslon sangat menguasai materi dengan tema “Penataan Infrastruktur, Kependidikan dan Kesra Kota Bengkulu”.
“Saya sengaja menonton debat Dedy-Agi dari luar. Alhamdulillah Dedy-Agi baik. Begitu juga dengan empat paslon lainnya, baik semuanya. Termasuk gagasan mereka. Tapi saya bangga sama Dedy-Agi karena kemampuan debat mereka diluar perkiraan sayasaya dan jauh diatas yang saya perkirakanperkirakan, serta menguasai masalah dan solusinya. Terlebih lagi Dedy-Agi punya gagasan yang besar kedepan dan memang harus begitu jika ingin mengejar ketertinggalan Kota Bengkulu dengan daerah lain tanpa lompatan besar,” ungkap Agusrin.
Lebih lanjut ia menyatakan hanya ingin konsen dulu kepada pemenangan Dedy-Agi. Bahkan hal itu harus dipastikan menang.
Sedangkan alasan nya karena Dedy-Agi yang akan melanjutkan rencana besar nya untuk membangun Bengkulu jauh lebih baik.
“Saya harus turun Gunung untuk Dedy-Agi, karena melalui mereka harapan saya bisa melanjutkan program besar untuk membangun Bengkulu. Saya targetkan menang Dedy-Agi diatas 60 persen, karena jika angka dibawah itu, meski menang tapi kerja tim sama juga dengan gagal memenuhi target,” pungkasnya.