ReportTimeNews, Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menargetkan cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Bengkulu menembus 50 persen hingga akhir 2026. Percepatan program ini akan didorong melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan pelibatan dunia usaha agar semakin banyak masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan.
Target tersebut disampaikan Mian saat memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kamis (8/10). Rapat tersebut membahas evaluasi capaian sekaligus strategi memperluas pelaksanaan CKG.
Mian mengatakan, program CKG menjadi salah satu upaya untuk mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini. Untuk mengejar target tersebut, ia akan berkoordinasi dengan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan guna mendorong penerbitan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota dan pelaku usaha.
“Obsesi kita sampai akhir tahun 2026 harus di atas 50 persen. Saya yakin bisa. Nanti saya koordinasi dengan Pak Gubernur untuk membuat surat edaran kepada dunia usaha, khususnya, agar melaksanakan Cek Kesehatan Gratis,” kata Mian.
Menurut Mian, keterlibatan dunia usaha diperlukan untuk memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan, terutama bagi pekerja dan karyawan. Dengan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan CKG diharapkan tidak hanya bergantung pada layanan yang diselenggarakan pemerintah, tetapi juga menjangkau lingkungan kerja.
Ia juga meminta agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan didukung fasilitas yang memadai sehingga kegiatan berjalan tertib dan memberikan kenyamanan bagi peserta. Fasilitas tersebut antara lain meja, tenda, dan kursi, serta kesiapan karyawan yang terlibat dalam kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Yasman menyatakan pihaknya siap mendukung percepatan pelaksanaan CKG untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah daerah.
“Kami nantinya akan terus mendukung pengecekan gratis ini agar sampai target yang diminta. Dinkes Provinsi komitmen untuk mendukung visi misi Pak Gubernur dalam membantu rakyat,” ujar Yasman.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap koordinasi lintas pemerintah daerah dan pelibatan dunia usaha dapat memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan gratis hingga akhir 2026.






