Telur Penyu Terancam Dikonsumsi, Pelindo Regional 2 Bengkulu Bangun Rumah Konservasi

- Reporter

Selasa, 29 September 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Telur penyu di pesisir Bengkulu masih menghadapi ancaman konsumsi masyarakat. Jika tidak segera diselamatkan dan ditetaskan, telur-telur tersebut berisiko hilang sebelum sempat menjadi generasi baru penyu.

Kondisi itu menjadi salah satu alasan PT Pelindo Regional Bengkulu membangun rumah konservasi penyu di kawasan Alun Utara, Bengkulu pada Selasa, 29 September 2026. Pembangunan fasilitas tersebut ditandai dengan groundbreaking bersama Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Bengkulu dan sejumlah pemangku kepentingan.

General Manager Pelindo Regional Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan rumah penyu dibangun sebagai bagian dari implementasi program Environmental, Social and Governance (ESG) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Menurutnya, keberadaan fasilitas konservasi menjadi penting karena masih terdapat telur penyu yang berpotensi dikonsumsi masyarakat.

“Tanpa adanya rumah penyu, banyak telur yang dikonsumsi masyarakat sehingga kelestarian penyu tidak bisa terlestarikan. Dalam kata lain, penyu-penyu itu bisa punah,” kata Dimas.

Melalui rumah konservasi ini, telur penyu yang ditemukan di kawasan pesisir diharapkan dapat diamankan, ditetaskan, kemudian tukik yang dihasilkan dilepas kembali ke habitat alaminya.

Dimas mengatakan pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pelindo menjaga ekosistem pesisir Bengkulu. Apalagi, wilayah Bengkulu memiliki garis pantai yang panjang dengan potensi kelautan yang besar.

“Bengkulu mempunyai potensi yang sangat besar di pesisir dan kelautan. Hari ini kita bekerja sama dengan Yakesma dan stakeholder terkait untuk melestarikan penyu sekaligus menggali potensi yang ada di pesisir,” ujarnya.

Selain konservasi penyu, Pelindo juga telah menjalankan sejumlah program lingkungan di kawasan pesisir, termasuk penanaman mangrove dan penghijauan. Pelindo membuka peluang pengembangan program lingkungan lainnya melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Sementara itu, Branch Manager Yakesma Bengkulu, Apra Julianda, menjelaskan rumah konservasi yang dibangun memiliki ukuran 10 x 4 meter. Fasilitas tersebut dilengkapi dua bangunan berukuran 4 x 4 meter yang masing-masing digunakan untuk pengeraman telur dan pemeliharaan tukik.

“Kenapa telur harus diselamatkan? Kalau tidak diselamatkan dan tidak dimasukkan ke rumah penyu, telur itu akan diproses masyarakat,” kata Apra.

Untuk memperkuat keberlanjutan pengelolaan konservasi, bantuan Pelindo juga mencakup kapal, mesin dan alat tangkap. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menopang aktivitas ekonomi pengelola kawasan tanpa mengganggu kegiatan konservasi penyu.

Yakesma juga memastikan program tidak berhenti setelah pembangunan fasilitas selesai. Pendampingan dan mentoring akan diberikan agar pengelolaan rumah penyu dapat terus berjalan.

“Program ini sustainability, sehingga tidak ada lagi program yang setelah diberikan kemudian lepas tangan,” ujar Apra.

Rumah penyu tersebut kini diharapkan menjadi titik baru penyelamatan telur dan tukik di pesisir Bengkulu. Dari telur yang sebelumnya terancam dikonsumsi, upaya konservasi diarahkan agar lahir lebih banyak tukik yang nantinya kembali ke laut dan menjaga keberlangsungan populasi penyu di Bengkulu.

Berita Terkait

Senator Destita: Munas PPNI Jadi Panggung Bengkulu Dikenal Nasional
Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama
Perkuat Pemberdayaan Desa, Pemprov Bengkulu Siap Sinergi dan Dukung Hibah Aset Balai PPMDDT
Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran
1.173 Lulusan Dikukuhkan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Rayakan Wisuda ke-50
Sekprov Bengkulu Minta ASN Segera Lengkapi Data Sensus Ekonomi
Wagub Mian Minta Konflik Agraria Bengkulu Segera Dituntaskan
Perkuat Wasathiyah, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Senator Destita: Munas PPNI Jadi Panggung Bengkulu Dikenal Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Perkuat Pemberdayaan Desa, Pemprov Bengkulu Siap Sinergi dan Dukung Hibah Aset Balai PPMDDT

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

1.173 Lulusan Dikukuhkan, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Rayakan Wisuda ke-50

Daerah