ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Telkom Indonesia menggelar Workshop Artificial Intelligence (AI) bagi kelompok pemuda desa dan Kota Bengkulu sebagai upaya meningkatkan literasi digital sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi era transformasi teknologi. Kegiatan berlangsung di Hotel Adeva, Pantai Panjang, Kota Bengkulu, Jumat (24/7).
Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara produktif dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa perkembangan teknologi AI membawa peluang besar sekaligus tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan literasi digital. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk mengenali perbedaan antara karya yang dihasilkan manusia dengan konten berbasis AI, sehingga tidak mudah terjebak pada penyalahgunaan teknologi, seperti penyebaran hoaks, manipulasi informasi, maupun tindak kejahatan digital.
“Melalui workshop ini, kami berharap para pemuda Bengkulu mampu memahami dan memanfaatkan Artificial Intelligence secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab sehingga dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” kata Khairil Anwar.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan wawasan sekaligus keterampilan peserta dalam memanfaatkan AI pada berbagai bidang. Menurutnya, penguasaan teknologi kecerdasan buatan dapat membuka peluang baru, mulai dari meningkatkan produktivitas, memperkuat kreativitas, hingga menciptakan sumber pendapatan melalui ekosistem digital.
“AI bukan hanya menjadi alat bantu dalam bekerja, tetapi juga peluang untuk mengembangkan inovasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Bengkulu jika dimanfaatkan secara tepat,” ujar Nelly.
Melalui kolaborasi dengan Telkom Indonesia, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap lahir generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu bersaing di era digital, serta menjadikan Artificial Intelligence sebagai instrumen untuk menciptakan inovasi dan mempercepat pembangunan daerah.






