Bengkulu – Anggota DPD RI asal Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 dengan mengunjungi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Ibul, pada Rabu (8/10/2025) pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh para mitra pelaksana MBG yang berperan penting dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Senator Destita menyampaikan bahwa reses menjadi momentum penting bagi anggota DPD RI untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan. Melalui kunjungan ke dapur MBG, ia ingin mendengar langsung tantangan dan kebutuhan para pelaksana program di lapangan agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kondisi nyata.
Mitra pelaksana MBG Desa Ibul menyampaikan beberapa aspirasi penting, antara lain permintaan petunjuk teknis (juknis) dan standar operasional pelaksanaan dapur MBG yang seragam di seluruh wilayah. Mereka juga mengusulkan adanya pelatihan pengolahan dan penyajian makanan bergizi sesuai ketentuan kesehatan serta bantuan sarana dan peralatan dapur yang memadai.
Selain itu, peserta berharap agar pemerintah dapat menjamin pasokan bahan pangan lokal yang stabil dan terjangkau, disertai pengawasan rutin untuk menjaga mutu makanan yang disajikan.
Menanggapi hal tersebut, Senator Destita menegaskan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan koordinasi antarlembaga. Ia mendorong dinas terkait untuk segera menyusun dan mensosialisasikan juknis pelaksanaan dapur MBG, sekaligus memberikan pelatihan bagi tenaga dapur terkait pengolahan, penyimpanan, dan penyajian makanan bergizi.
“Program MBG bukan hanya soal memberikan makanan, tetapi juga memastikan kualitas gizi, keamanan pangan, dan keberlanjutan pasokan bahan bakunya. Karena itu, sinergi dengan petani dan koperasi lokal perlu diperkuat,” ujar Destita.
Selain itu, ia merekomendasikan agar fasilitas dapur dilengkapi sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan. Pemerintah juga diharapkan dapat menjadikan bahan pangan lokal sebagai prioritas untuk mendukung ekonomi desa serta menjaga keberlanjutan program.
Kegiatan reses ini diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah antara Senator Destita dan para pelaksana dapur MBG. Dalam penutupnya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para mitra pelaksana.
“Keterlibatan masyarakat, terutama para pengelola dapur MBG, adalah kunci keberhasilan program ini dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak-anak serta keluarga di Bengkulu,” pungkasnya.







