Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota DPD RI dapil Bengkulu, Apt Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menyoroti dugaan pembayaran iuran ganda oleh peserta BPJS Kesehatan, khususnya yang dialami guru dan tenaga PPPK paruh waktu.

Dalam rapat kerja bersama BPJS Kesehatan di Gedung DPD RI, Senayan, Selasa, 14 April 2026, Destita mengungkap adanya keluhan peserta yang harus membayar iuran secara mandiri, namun di saat yang sama tetap mengalami pemotongan gaji atau tunjangan sertifikasi.

”Mereka itu bertanya, untuk pembayaran premi BPJS, ada yang dua kali, ada mereka sudah bayar pribadi tetapi tetap dipotong dari gaji bahkan dipotong dari sertifikasi,” tegasnya.

Selain menyoroti iuran ganda, Destita juga mendorong pembenahan sistem layanan kesehatan, termasuk optimalisasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mengurangi beban rumah sakit.

Namun, ia menekankan persoalan iuran yang tidak transparan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program jaminan kesehatan nasional.

Ia juga mengangkat isu lain seperti belum terintegrasinya sistem BPJS dengan Jasa Raharja yang berdampak pada tertundanya klaim rumah sakit, serta tarif layanan untuk penyakit tertentu yang dinilai masih rendah.

Tak hanya itu, Destita turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kemungkinan kebijakan keringanan tunggakan iuran BPJS, sekaligus menyoroti persepsi adanya perbedaan layanan antara pasien BPJS dan pasien umum.

Menurutnya, pembenahan menyeluruh, khususnya terkait transparansi iuran, menjadi kunci agar program BPJS Kesehatan dapat berjalan lebih adil dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SPMB Bengkulu Dijamin Transparan dan Bebas Praktik Gratifikasi
Sekda Bengkulu Tekankan ASN Dinkes Wajib Tolak Pungli
Destita Didorong Kawal Bengkulu Jadi Smart Province Modern
KPID Bengkulu Hadirkan SARAN Awasi Siaran Era Digital
Pemprov Bengkulu Usulkan Makam Fatmawati Dipindah ke Kampung Halaman
KPID Bengkulu Genjot Digitalisasi Pengawasan Siaran Lewat SMILED
Senator Destita Dukung BPOM Perangi Penyalahgunaan Obat Tertentu
Sekda Bengkulu Tegas Tolak Pungli, ASN Wajib Berintegritas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:35 WIB

SPMB Bengkulu Dijamin Transparan dan Bebas Praktik Gratifikasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:34 WIB

Sekda Bengkulu Tekankan ASN Dinkes Wajib Tolak Pungli

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Destita Didorong Kawal Bengkulu Jadi Smart Province Modern

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:54 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Makam Fatmawati Dipindah ke Kampung Halaman

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:50 WIB

KPID Bengkulu Genjot Digitalisasi Pengawasan Siaran Lewat SMILED

Daerah

Bengkulu

Sekda Bengkulu Tekankan ASN Dinkes Wajib Tolak Pungli

Senin, 11 Mei 2026 - 17:34 WIB

Bengkulu

Garbarata Tiba, Bandara Fatmawati Bengkulu Makin Modern

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:30 WIB

Bengkulu

Destita Didorong Kawal Bengkulu Jadi Smart Province Modern

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB