Tata Kelola Birokrasi untuk Bengkulu Maju, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan

- Reporter

Jumat, 26 September 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Guna mewujudkan Bengkulu Maju, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan, birokrasi dituntut memiliki pemimpin dengan kompetensi manajerial yang mumpuni. Untuk itu, diperlukan regenerasi kader agen perubahan, aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten, bertanggung jawab, berkualitas, serta konsisten berinovasi dengan berpegang teguh pada budaya kerja cepat, tepat, efektif, jelas, dan tuntas.

Hal tersebut ditegaskan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat menjadi inspektur upacara pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XII Tahun Anggaran 2025 di Aula Merah Putih Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Jumat (26/9).

“Untuk tata kelola pemerintahan yang baik, kita harus mencari orang yang memiliki kemampuan dan berjiwa melayani masyarakat. Tanamkan di hati, menjadi pejabat itu untuk melayani masyarakat,” tegas Herwan.

Ia menambahkan, penguatan budaya kerja menjadi salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN. Hal ini menuntut keseragaman nilai-nilai dasar ASN dan implementasinya secara utuh melalui prinsip BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

“Tujuan pelatihan administrator adalah mengembangkan kompetensi manajerial, meningkatkan akuntabilitas kinerja, memperkuat kualitas birokrasi, mencetak agen perubahan, menyusun dan memimpin aksi perubahan, membangun jejaring, serta mendukung terwujudnya sistem birokrasi pemerintahan yang bersih, akuntabel, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi,” jelas Herwan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Aswandi, menjelaskan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XII dilaksanakan sejak 25 Agustus hingga 17 Desember 2025. Pelatihan tersebut berlangsung selama 908 jam pelajaran atau setara dengan 105 hari.

Peserta berjumlah 40 orang, terdiri dari delapan orang perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, satu orang dari Universitas Bengkulu, sembilan orang dari Kota Bengkulu, dua orang dari Kabupaten Seluma, tiga orang dari Kabupaten Bengkulu Utara, empat orang dari Kabupaten Kepahiang, tiga orang dari Kabupaten Kaur, tujuh orang dari Kabupaten Bengkulu Selatan, serta tiga orang dari Kabupaten Lebong.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
28 Calon Paskibraka Bengkulu Mulai Jalani Diklat
Sekda Herwan Pimpin Apel dan Donor Darah Inspektorat Bengkulu
Sekda Bengkulu Percepat Dukungan Offtaker untuk TPST Regional
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB