Rapat Optimalisasi PAD, Wagub Mian Minta Penarikan Pajak Alat Berat Dikebut

- Reporter

Rabu, 20 Agustus 2025 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Gubernur Bengkulu Mian memimpin langsung rapat optimalisasi PAD.

Foto : Wakil Gubernur Bengkulu Mian memimpin langsung rapat optimalisasi PAD.

ReportTimeNews, Bengkulu : Guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Bengkulu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian memimpin langsung rapat optimalisasi PAD di Ruang Rapat Merah Putih, Rabu (20/8).

Rapat tersebut turut dihadiri Satgas Optimalisasi Daerah yang telah dibentuk beberapa bulan lalu. Agenda utama pembahasan yakni percepatan penarikan pajak alat berat di sektor usaha perkebunan dan pertambangan di Bengkulu.

Wakil Gubernur Mian menegaskan, penarikan pajak alat berat harus segera memiliki progres yang jelas, terutama terkait pendataan perusahaan mana saja yang sudah maupun yang belum membayar kewajiban pajaknya.

“Sudah sewajarnya hari ini, sebagai Wakil Gubernur dalam fungsi pengawasan, saya ingin ada progres nyata melalui koordinator (Bapenda). Sebagai contoh, kita mengejar PAD dari dunia usaha.

Apakah truk tambang, angkutan hasil bumi, dan usaha perkebunan sudah diinventarisasi mana yang belum bayar pajak dan mana yang bodong?” ujar Mian.

Untuk mempercepat pelaksanaan, ia meminta Bapenda segera melakukan pengecekan lapangan, termasuk pendataan jenis serta usia alat berat, baik yang berusia 5–10 tahun maupun yang diduga bodong dari perusahaan perkebunan dan pertambangan.

“Alat berat yang dipergunakan secara definitif, yang bukan milik kontraktor, serta truk angkutan TBS (tandan buah segar) di kebun jangan sampai 5–10 tahun tidak bayar pajak. Ini harus ditertibkan agar ada korelasi kenaikan PAD,” tegasnya.

Mian juga mengingatkan bahwa langkah konkret sangat diperlukan agar keberadaan Satgas Optimalisasi PAD tidak sekadar seremonial.

“Percuma kita kukuhkan satgas di gedung yang sakral (Balai Raya) kemarin, kalau langkah nyata tidak ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hadianto, menyampaikan bahwa penarikan pajak alat berat baru bisa dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan seluruh perusahaan di Provinsi Bengkulu dengan melibatkan UPTD di kabupaten dan kota. Penagihan baru bisa dilakukan bulan Oktober karena hasil fasilitasi dari Kemendagri belum turun,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dalam RDP Kemensos, Senator Destita Ingatkan Aspirasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Mukomuko
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global
Senator Destita Desak BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 115 Ribu Kepesertaan Warga Miskin yang Dinonaktifkan
Pemprov Bengkulu Percepat Penyelesaian Konflik Agraria Puluhan Tahun Secara Terukur dan Berbasis Data
Persiapan Haji 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Bengkulu Pastikan Kesiapan Menyeluruh
Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD
Gus Fadhil Sampaikan Doktrin Strategis Guna Mengakselerasi Asta Cita dan Pembersihan Sistemik Korupsi
Bantah Framing Negatif, NasDem Bengkulu Minta “Media T” Minta Maaf  
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:13 WIB

Dalam RDP Kemensos, Senator Destita Ingatkan Aspirasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Mukomuko

Kamis, 16 April 2026 - 04:13 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global

Rabu, 15 April 2026 - 10:53 WIB

Senator Destita Desak BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 115 Ribu Kepesertaan Warga Miskin yang Dinonaktifkan

Rabu, 15 April 2026 - 04:10 WIB

Persiapan Haji 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Bengkulu Pastikan Kesiapan Menyeluruh

Rabu, 15 April 2026 - 04:08 WIB

Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD

Daerah

Destita Khairilisani

Data Bansos Tak Sinkron, Senator Destita Soroti Sistem

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:16 WIB

Destita Khairilisani

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:59 WIB