ReportTimeNews, Bengkulu – Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat solidaritas, kapasitas, dan sinergi kader dalam mendukung pembangunan daerah. Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Bengkulu tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (26/8/2026), dan dibuka langsung Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.
Mengusung tema “Melalui Jambore Kader PKK, Kita Tingkatkan Sinergi dan Solidaritas Menuju Keluarga Sejahtera”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarkader, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.
Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua Panitia, Yennita Fitriani, yang mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Ny. Khairunnisa Helmi, mengatakan jambore menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan program PKK yang berorientasi pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Sejumlah kegiatan turut memeriahkan jambore, di antaranya Lomba Cerdas Cermat Administrasi PKK, Lomba Penyuluhan “Isi Piringku” dengan pola menu B2SA berbasis pangan lokal, serta Lomba Simulasi Pelaksanaan Posyandu Siklus Hidup Bidang Kesehatan yang merupakan bagian dari program Pokja IV.
Rangkaian lomba tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai administrasi organisasi, memperkuat kemampuan memberikan edukasi tentang pola konsumsi pangan bergizi, serta meningkatkan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengapresiasi dedikasi seluruh kader PKK yang selama ini turut mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan daerah.
Menurut Mian, PKK memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus diperkuat agar PKK mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah.
“PKK merupakan kekuatan sosial yang hadir langsung di tingkat keluarga dan masyarakat,” ujar Mian.
Ia menilai kiprah PKK selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran tersebut juga mencakup berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, hingga lingkungan hidup.
Melalui Jambore Kader PKK 2026, sinergi antara kader dan pemerintah diharapkan semakin kuat. Kader PKK juga didorong untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas sehingga mampu menghadirkan program yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan semakin solidnya gerakan PKK di seluruh wilayah Bengkulu, pemberdayaan keluarga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi mampu menjadi kekuatan nyata dalam membangun keluarga yang sejahtera, mandiri, tangguh, dan berdaya saing.






