Gerakan Pangan Murah Serentak, Ringankan Beban Masyarakat Jelang Lebaran

- Reporter

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar TVRI Bengkulu di halaman Kantor TVRI Bengkulu, Rabu (11/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah Serentak yang diselenggarakan Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan TVRI. Program tersebut dilaksanakan secara bersamaan di Stasiun TVRI Pusat Senayan serta 31 stasiun TVRI daerah di seluruh Indonesia sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu Arif Gunadi, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa.

Dalam sambutannya, Khairil Anwar menyampaikan apresiasi kepada TVRI Bengkulu yang telah menginisiasi kegiatan pasar murah sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Hal ini juga sejalan dengan semangat program Bantu Rakyat yang diusung Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujar Khairil Anwar.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penyiaran, serta berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Sementara itu, Kepala TVRI Bengkulu Fonda Rafael mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TVRI untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penyebaran informasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.

“Kegiatan ini merupakan langkah kecil dari kami untuk membuktikan bahwa TVRI adalah rumah bagi rakyat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak, kami ingin memastikan masyarakat Bengkulu dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” kata Fonda.

Dalam Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar, di antaranya beras SPHP 5 kilogram seharga Rp58.000, minyak goreng Rp15.500, gula Rp17.500, telur ayam ras satu rak Rp52.000, ayam potong Rp38.000 per kilogram, bawang merah Rp36.000 per kilogram, serta bawang putih Rp34.000 per kilogram.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih hemat.

Salah seorang warga Belakang Pondok, Mita, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

“Kami senang sekali bisa membeli bahan makanan yang harganya jauh lebih murah dari pasar. Biasanya saya beli ayam di pasar sampai Rp40 ribuan, tetapi di sini bisa dapat Rp38 ribu. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat terbantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan berbagai pihak dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global
Senator Destita Desak BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 115 Ribu Kepesertaan Warga Miskin yang Dinonaktifkan
Pemprov Bengkulu Percepat Penyelesaian Konflik Agraria Puluhan Tahun Secara Terukur dan Berbasis Data
Persiapan Haji 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Bengkulu Pastikan Kesiapan Menyeluruh
Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD
Gus Fadhil Sampaikan Doktrin Strategis Guna Mengakselerasi Asta Cita dan Pembersihan Sistemik Korupsi
Bantah Framing Negatif, NasDem Bengkulu Minta “Media T” Minta Maaf  
Capacity Building TP2DD 2026, Bengkulu Genjot Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 04:13 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global

Rabu, 15 April 2026 - 10:53 WIB

Senator Destita Desak BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 115 Ribu Kepesertaan Warga Miskin yang Dinonaktifkan

Rabu, 15 April 2026 - 04:10 WIB

Persiapan Haji 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Bengkulu Pastikan Kesiapan Menyeluruh

Rabu, 15 April 2026 - 04:08 WIB

Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD

Selasa, 14 April 2026 - 17:04 WIB

Gus Fadhil Sampaikan Doktrin Strategis Guna Mengakselerasi Asta Cita dan Pembersihan Sistemik Korupsi

Daerah

Destita Khairilisani

Data Bansos Tak Sinkron, Senator Destita Soroti Sistem

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:16 WIB

Destita Khairilisani

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:59 WIB