Festival Tabut 2026 Dongkrak Ekonomi Hingga Rp20 Miliar

- Reporter

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Festival Tabut 2026 resmi berakhir dengan meriah di Sport Center Pantai Panjang, Rabu (24/6) malam. Ribuan warga memadati lokasi penutupan untuk menyaksikan puncak perayaan budaya yang tidak hanya menjadi simbol identitas Bengkulu, tetapi juga terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Festival yang berlangsung sejak 16 hingga 25 Juni 2026 tersebut merupakan salah satu agenda budaya terbesar di Bengkulu dan masuk dalam kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN). Selain mempertahankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun, festival ini juga menjadi magnet kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa Festival Tabut memiliki peran strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Menurutnya, budaya dan pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan melalui pengelolaan event yang berkualitas.

“Tabut adalah kebanggaan Bengkulu. Melalui festival ini kita menjaga warisan budaya leluhur sekaligus menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi masyarakat. Bengkulu harus terus dikenal melalui budaya yang kita miliki,” kata Helmi Hasan.

Dampak ekonomi festival terlihat dari meningkatnya aktivitas sektor perdagangan, kuliner, perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, mengungkapkan perputaran ekonomi selama penyelenggaraan Festival Tabut 2026 diperkirakan menembus lebih dari Rp20 miliar.

“Festival Tabut tahun ini berlangsung sukses dengan dukungan seluruh pihak. Selain prosesi budaya, berbagai perlombaan seni dan budaya juga menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu,” ujar Murlin.

Penilaian positif juga datang dari Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Ia menilai Festival Tabut menjadi contoh nyata bagaimana pelestarian budaya mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Festival budaya seperti Tabut tidak hanya memiliki nilai sejarah dan tradisi, tetapi juga memberikan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Malam penutupan juga semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Bakamla RI, Irvansyah, dan Staf Khusus Menteri Pariwisata, Apni Jaya Putra, yang merupakan putra daerah Bengkulu. Keduanya mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga eksistensi Tabut sebagai warisan budaya bernilai tinggi.

“Sebagai putra daerah, saya bangga melihat Festival Tabut terus berkembang dan menjadi daya tarik nasional. Budaya adalah kekuatan yang mempersatukan masyarakat dan harus terus dijaga oleh generasi penerus,” ujar Irvansyah.

Penutupan Festival Tabut 2026 turut dihadiri Panglima Kopassus Djon Afriandi, Wakil Kepala BIN Agus Widodo, Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani, para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan warga. Berakhirnya Festival Tabut tahun ini menegaskan bahwa budaya tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi dan pariwisata Bengkulu di tingkat nasional.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 13:36 WIB

Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB