Gubernur Bengkulu Teken MoU dengan BPKP Pusat

- Reporter

Senin, 26 Januari 2026 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Jakarta – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat terkait pengawasan tata kelola keuangan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 3 Kantor Pusat BPKP, Jakarta, Senin (26/1).

Gubernur Helmi Hasan menegaskan, kerja sama ini merupakan langkah konkret Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.

“MoU ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen kami untuk memperbaiki dan membenahi tata kelola keuangan daerah secara menyeluruh. Kami ingin setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” ujar Helmi Hasan.

Menurutnya, pendampingan dan pengawasan dari BPKP sangat dibutuhkan agar proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

“Kami terbuka untuk diawasi dan didampingi. Dengan kolaborasi bersama BPKP, kami berharap potensi kebocoran anggaran dapat dicegah sejak awal, sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan belanja daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, Muhammad Yusuf Ateh, mengapresiasi langsung kehadiran Gubernur Bengkulu dalam penandatanganan MoU tersebut. Ia menilai hal ini menunjukkan keseriusan dan niat baik kepala daerah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Boleh dihitung dengan jari, Gubernur yang mau datang langsung untuk MoU dengan BPKP. Bagi kami, ketika Gubernur hadir sendiri, itu menunjukkan adanya niat baik dan keinginan kuat untuk memperbaiki tata kelola keuangan di daerah,” kata Yusuf Ateh.

Ia mengungkapkan, permasalahan di daerah selama ini cukup beragam, mulai dari perencanaan dan penganggaran yang belum optimal, pengadaan barang dan jasa, hingga upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Melalui kerja sama ini, BPKP akan memberikan pengawasan dan pendampingan agar perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan PAD dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD, Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi
Bukan Sekadar Tampil, Gubernur Helmi Rangkul Band Disabilitas
Program PEKA Didorong Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi
GERTAK CKG Merah Putih Digencarkan, Bengkulu Kejar Deteksi Dini
Pemprov Bengkulu Pacu Ekonomi, Kemiskinan Jadi Fokus 2027
Kemerdekaan untuk Semua, Helmi Hasan Rangkul Anak Yatim Lintas Agama
Wagub Mian Ajak Bengkulu Rawat Nasionalisme, Teladani Fatmawati
Destita: Semangat Kemerdekaan RI ke-81 Harus Menggerakkan Kesejahteraan dan Kemajuan Bengkulu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD, Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Bukan Sekadar Tampil, Gubernur Helmi Rangkul Band Disabilitas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Program PEKA Didorong Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:49 WIB

GERTAK CKG Merah Putih Digencarkan, Bengkulu Kejar Deteksi Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Ekonomi, Kemiskinan Jadi Fokus 2027

Daerah

Bengkulu

Bukan Sekadar Tampil, Gubernur Helmi Rangkul Band Disabilitas

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:53 WIB

Bengkulu

Program PEKA Didorong Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:51 WIB

Bengkulu

GERTAK CKG Merah Putih Digencarkan, Bengkulu Kejar Deteksi Dini

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:49 WIB

Bengkulu

Pemprov Bengkulu Pacu Ekonomi, Kemiskinan Jadi Fokus 2027

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:47 WIB