ReportTimeNews, Bengkulu: Perayaan Gebyar Danau Dendam Tak Sudah yang digelar masyarakat Kelurahan Dusun Besar pada Minggu (28/9/2025) berlangsung meriah. Acara ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya seperti Sarapal Anam, tari tradisional, lomba mewarnai anak-anak, hingga pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Anggota DPD RI dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, perayaan semacam ini bukan hanya hiburan, melainkan wadah membangun kesadaran kolektif serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai awal untuk terus bergerak maju, bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik dan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujarnya.
Destita menambahkan, pelestarian budaya harus terus digelorakan melalui semangat gotong royong dan pembinaan generasi muda agar mencintai kebudayaan daerah. Sebagai anggota Komite III DPD RI yang membidangi urusan perpustakaan, ia juga membuka ruang sinergi dengan Perpustakaan Nasional untuk meningkatkan literasi masyarakat Bengkulu.
“Jika ada hal yang bisa kita sinergikan, saya terbuka berkoordinasi demi kemajuan literasi di Provinsi Bengkulu,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah kota menjadikan Bengkulu sebagai tujuan wisata unggulan. Ia mengimbau masyarakat agar bersikap ramah kepada wisatawan.
“Kita pemerintah Kota Bengkulu sedang menggalakkan kota ini menjadi tujuan wisata. Agar benar-benar terwujud, tolong kita semuanya ramah kepada pengunjung,” katanya.
Imbauan ini disampaikan menyusul viralnya video insiden kurang menyenangkan di kawasan Pantai Panjang. Dedy berharap kejadian serupa tidak terulang, termasuk di kawasan Danau Dendam Tak Sudah.
Lebih lanjut, Dedy mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengenai kelanjutan pembangunan infrastruktur wisata di Danau Dendam. Pada tahun 2026, kawasan tersebut akan dilengkapi jogging track dan dikembangkan sebagai pusat wisata.
Pengembangan kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.







